Suara.com - Gubernur Jambi Zumi Zola menyatakan anak-anak autis khususnya di provinsi itu punya kesempatan untuk sukses dan menjadi orang hebat.
"Namun anak-anak autis butuh perhatian dari semua pihak, baik pemerintah, swasta, dunia usaha dan masyarakat," katanya dalam peringatan Hari Peduli Autis Sedunia Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2017 di halaman Kantor Dinas Pendidikan provinsi setempat, Minggu.
Zola mengatakan, Pemprov Jambi mengadakan acara tersebut tentu sebagai bentuk perhatian kepada anak-anak autis dan anak-anak berkebutuhan khusus, dimana anak-anak autis tersebut butuh dukungan dan perhatian dari semua kalangan masyarakat.
Menurutnya, semua orang termasuk anak-anak autis dan berkebutuhan khusus harus mendapatkan akses pendidikan. Salah satu perhatian Pemrov Jambi yakni dengan mendirikan Pusat Layanan Autis, agar anak-anak autis mendapatkan pelayanan yang lebih baik.
"Pusat Layanan Autis merupakan fasilitas yang diberikan oleh Pemprov Jambi, dengan tenaga pendidiknya. Kita juga berharap bukan hanya di provinsi saja, tetapi juga pemerintah kabupaten/kota memberikan perhatian yang sama," ujarnya.
Menurutnya lagi, anak-anak autis atau berkebutuhan khusus memang butuh perlakuan khusus, namun anak-anak autis juga banyak yang mempunyai kelebihan.
"Anak-anak autis itu anak-anak yang luar biasa sekali, memang berkebutuhan khusus dalam artian perlu perhatian lebih dari orangtua, keluarga dan kita semua, tetapi mereka punya kelebihan yang tidak dimiliki oleh anak-anak pada umumnya. Yaitu tingkat konsentrasi yang luar biasa," katanya.
Kata Zola ketika anak-anak autis sudah fokus pada satu hal/satu bidang, maka dia akan konsentrasi sampai pada akar-akarnya, bahkan bisa menjadi ahli atau sangat terikat sekali.
"Ini sudah dibuktikan, orang yang autis ini bisa menjadi orang-orang hebat, diantaranya Albert Einstein, Mozart dan Kim Borton (salah satu sutradara di Hollywood). Artinya apa, memiliki autis itu tidak menghambat seseorang untuk menjadi orang sukses, itu juga yang kita harapkan dari anak-anak kita di Jambi ini," katanya menjelaskan.
Dikesempatan itu, Zola juga menyerahkan secara simbolis dana yang terkumpul dari Gerakan Seribu Koin untuk anak-anak berkebutuhan khusus, dengan dana yang terkumpul Rp22.995.000, dan Zola memberikan tambahan bantuan Rp13 juta agar setiap anak autis mendapatkan Rp1 juta per orang.
Zola juga berjanji bahwa dia dan istrinya Sherrin Tharia akan menambah bantuan kepada anak-anak autis sehingga setiap anak autis bisa mendapatkan Rp2 juta per orang.
Sementara itu, Ketua Pusat Layanan Autis Provinsi Jambi, Triono mengatakan bahwa Pusat Layanan Autis Jambi telah beroperasi sejak Januari 2015 lalu dengan tugas pokok dan fungsi adalah memberikan terapi kepada anak-anak autis sebelum sekolah.
"Dan setelah siap untuk masuk sekolah baru ditempatkan di sekolah, baik sekolah reguler maupun sekolah luar biasa," kata Triono.
Triono mengungkapkan, dalam rangka Hari Peduli Autis Sedunia Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2017, telah dilakukan seminar nasional pada 25 Maret 2017 dan Gerakan Seribu Koin untuk anak-anak autis, yang dimaksudkan untuk menggugah kepedulian masyarakat khususnya remaja. [Antara]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?