Suara.com - Setiap 2 April diperingati sebagai hari kesadaran autisme sedunia. Gejala autisme sendiri sebenarnya bisa dideteksi dini, namun belum semua orangtua memahami bahwa gangguan perilaku yang dialami anaknya bisa saja mengarah pada kondisi autisme.
Psikiater anak dan remaja RS Pondok Indah, Gitayanti Hadisukanto, SpKJ (K) mengatakan, setidaknya ada beberapa gejala autisme yang bisa diperhatikan orangtua dari gerak-gerik anaknya sehari-hari.
Pertama adanya hambatan saat berinteraksi dengan orang lain. Biasanya ditandai dengan anak yang tak mau melakukan kontak mata dengan lawan bicaranya.
"Kalau bicara dengan orang lain kan biasanya kita kontak mata, tapi anak dengan gangguan spektrum autisme biasanya tidak mau kontak mata. Kalau pun mau hanya sebentar dan pada orang-orang terentu saja," kata dia pada temu media yang dihelat RSPI, Senin (3/4/2017).
Gejala selanjutnya adalah cuek. Menurut Gitayanti, anak yang mengalami gangguan spektrum autisme kerap tidak merespon ketika diajak berbicara. Bahkan tak sedikit yang menganggapnya tuli.
Tak ada salahnya, tambah dia, orangtua memeriksakan kondisi indera pendengaran buah hatinya untuk memastikan penyebabnya.
"Selain itu anak dengan gangguan spektrum autisme kerap fokus dengan dirinya sendiri meski lingkungan di sekitarnya sedang mengajaknya tertawa," lanjut perempuan yang akrab disapa dr Gita.
Orangtua, tambah dia, juga harus memperhatikan gerak gerik anak, adakah perilaku terulang yang biasa dilakukannya. Pasalnya hal ini termasuk salah satu gejala autisme, dimana biasanya anak melakukan suatu kegiatan berulang-ulang seperti memainkan jari tanpa tujuan tertentu.
"Gejala lainnya yang juga kerap dialami anak dengan gangguan autisme adalah terlambat bicara. Namun terlambat bicara pada autisme ini mereka memang cuek, tidak tertarik dengan ekspresi wajah dan dibandingkan berinteraksi mereka biasanya lebih tertarik pada permainannya saja," pungkas dr Gita.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh