Suara.com - Ahli kesehatan memperingatkan jangan terlalu banyak konsumsi buah alpukat dan dari yang seharusnya.
Kita harus membatasi asupan alpukat karena mengonsumsi lebih dari setengah alpukat sehari bisa sebabkan berat badan kita bertambah.
Alpukat mengandung hampir 20 vitamin dan mineral dan dipercaya dapat membantu mencegah serta melawan kanker.
Alpukat juga karena terkenal unsur lemaknya, meskipun lemak yang dikandungnya, tentu saja, jauh lebih sehat daripada jenis lemak yang ditemukan dalam sepotong burger.
Meski begitu, satu buah alpukat tetap mengandung 22 gram lemak yang merupakan sepertiga dari 65 gram yang dianjurkan dalam sehari.
Satu alpukat juga mengandung kalori yang sangat tinggi yaitu 250-280 kalori.
Oleh karena itu ahli gizi dari Sheer Luxe merekomendasikan sekitar setengah buah alpukat adalah jumlah yang sehat untuk dikonsumsi dalam sehari.
Meski demikian, jumlah lemak yang dikonsumsi dalam sehari juga tergantung dengan sejumlah faktor, termasuk berapa banyak latihan yang sudah dilakukan dan tipe tubuh seseorang.
Jadi jika orang yang berolahraga dan telah melakukan pembakaran lemak dalam tubuh, mengonsumsi alpukat satu buah penuh tak mutlak bisa berdampak berat badan bertambah.
Baca Juga: Five Vi Tertipu Nikah Siri Gara-gara Dijanjikan Dapatkan Anak
Tapi bagi kebanyakan orang yang tak punya waktu berolahraga, para ahli menyarankan setengah alpukat cukup konsumsi rata-rata sehari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?