Suara.com - Primark, toko grosir pakaian jadi Inggris, mengungkapkan ribuan sandal jepit laki-laki Flip Flop mengandung bahan kimia berbahaya penyebab kanker.
Sandal tiga warna dari jenis alas kaki lelaki Cedar Country Flop, menawarkan pengembalian dana penuh kepada siapa saja yang membelinya.
Seorang juru bicara Primark mengkonfirmasi, sandal jepit tersebut berisi chrysene, yang biasa digunakan pada pewarna berwarna gelap. Bahan kimia ini merupakan penyusun tar batu bara dan asap tembakau, dan diduga merupakan karsinogen.
Sepatu hitam, biru dan khaki yang mulai dijual di toko-toko Primark pada 4 Januari sampai 2 Juni 2017 itu akhirnya ditarik.
Situs web mereka mengatakan, sandal jepit tersebut tidak "Memenuhi standar Primark terkait kandungan kimia di dalamnya dan memiliki zat berbahaya tinggi."
Investigasi kini telah diluncurkan, dan Primark telah menangguhkan semua perintah baru. Namun, tidak dapat mengkonfirmasi lokasi pabrik sandal jepit dibuat. Demikian seperti dilansir dari Metro.
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026