Suara.com - Menurut para ahli, ulang tahun ke-40 menjadi waktu yang tepat untuk memenuhi kebutuhan kesehatan Anda.Mengapa? Sebab di usia tersebut kondisi tubuh mengalami banyak perubahan meski masih terlihat bugar.
Jadi, jangan anggap sepele masalah ini, karena menyangkut kualitas hidup bahkan harapan hidup Anda. Lantas, hal apa saja yang perlu Anda lakukan saat mencapai usia 40 tahun? Berikut ulasan yang dihimpun hellosehat.com.
1. Waspada terhadap perubahan di penglihatan Anda
Di umur 40 tahun, penglihatan bisa jadi mulai memburuk. Jadi, rutinlah periksakan mata.
Anda harus bisa membaca tulisan yang tercetak pada label obat, dan berbagai label lainnya. Jika Anda tidak memiliki kacamata dan tidak bisa membaca tulisan yang tercetak, Anda bisa melewatkan informasi yang penting.
Penyebab utama kebutaan pada lansia adalah kondisi yang disebut degenerasi makula. Gangguan ini memengaruhi 9,1 juta orang di atas usia 40 tahun.
Oleh karena itu hindari risiko ini dengan cara mengurangi penggunaan alat elektronik seperti HP dan laptop.
Selain penggunaan alat elektronik, terlalu banyak paparan sinar matahari juga bisa meningkatkan katarak. Nah, untuk menghambat risiko ini, Anda bisa menggunakan kacamata hitam yang memiliki perlindungan UVA dan UVB.
2. Cari tahu berapa “angka” Anda
Umur 40 tahun merupakan waktu yang baik untuk memeriksa angka tekanan darah, kadar kolesterol, gula darah, dan berat badan. Anda perlu mengetahui berapa kadar kolesterol Anda.
Jika belum pernah memeriksakannya sebelum usia 40 tahun, maka Anda harus melakukannya sekarang. Mengetahui angka-angka ini akan membantu Anda dan dokter mengidentifikasi faktor risiko penyakit apa dan bagaimana cara mengatasinya atau mengontrolnya.
Baca Juga: Mulai 1 Agustus 2017, ANA Tambah Penerbangan Jakarta-Haneda
3. Tingkatkan massa otot
Di mulai dari usia 40 tahun, orang kehilangan sekitar 1 persen dari massa otot per tahunnya. Maka dari itu, Anda bisa mendapatkan manfaat dari mengombinasikan latihan beban, bersama dengan latihan kardiovaskular, ke dalam program aktivitas fisik mingguan Anda.
Seiring bertambahnya usia, Anda juga menjadi kurang fleksibel. Anda bisa menambahkan Yoga atau Pilates ke dalam latihan harian yang akan membantu meningkatkan fleksibilitas, kekuatan pusat tubuh, keseimbangan, dan rentang gerak.
4. Makan lebih banyak serat
Hari-hari makan dengan lahap tanpa mengalami kenaikan berat badan telah berakhir. Seiring melambatnya metabolisme Anda di sekitar usia 40 tahun, mengurangi konsumsi kalori bisa meningkatkan kesehatan. Namun, Anda juga harus memastikan bahwa Anda mendapatkan serat dan cairan yang mencukupi.
5. Periksakan tiroid
Jika Anda merasa sering kelelahan, bertambah berat badan tanpa sebab, dan rambut serta kulit Anda telah kehilangan kilaunya, silakan pertimbangkan untuk memeriksakan tiroid Anda. Kelenjar leher ini membantu mengendalikan tingkat energi dan mengatur hormon, dan usia 40 merupakan waktu yang tepat untuk mulai memeriksakan diri.
6. Hindari cedera dan nyeri sendi
Seiring bertambahnya usia, Anda cenderung untuk menjadi kaku di tendon dan otot, yang meningkatkan risiko cedera. Olahraga bisa membantu memperkuat otot di sekitar sendi dan mengurangi risiko cedera.
Tak hanya itu, olahraga juga bisa membantu mengurangi nyeri sendi. Namun perlu diperhatikan untuk selektif memilih jenis olahraga yang memiliki risiko cedera rendah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala
-
Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak
-
Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami
-
Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter