Suara.com - Sebuah studi yang dilakukan Oxford University mengungkapkan, perempuan berbokong besar seperti Kim Kardashian dan Beyonce Knowles lebih pintar dan lebih sehat.
Dalam studi yang menganalisis lebih dari 16 ribu perempuan, Oxford University menemukan fakta, bahwa wanita dengan bokong yang lebih besar dari ukuran rata-rata tidak hanya lebih cerdas, tapi juga sangat resisten terhadap penyakit kronis.
"Gagasan bahwa distribusi lemak tubuh penting untuk kesehatan telah diketahui selama beberapa waktu. Namun, baru belakangan ini menyebutkan bahwa lemak paha dan lingkar pinggul besar telah terbukti meningkatkan kesehatan. Lemak tubuh bagian bawah itu melindungi dirinya sendiri," kata Peneliti utama profesor studi, Konstantinos Manolopoulous.
Studi tersebut juga menunjukkan, perempuan dengan bokong yang lebih besar cenderung memiliki kadar kolesterol dan glukosa yang lebih rendah, serta tingkat lemak Omega 3 yang lebih tinggi.
Dinopectina, hormon dengan manfaat anti-inflamasi dan anti-diabetes juga menguntungkan orang-orang dengan bokong besar, serta jaringan adiposa bagian bawah Anda yang tampaknya mencegah penyakit kardiovaskular. (Delish)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh