Suara.com - Lydia Wongsonegro, kuasa hukum Tora Sudiro mengungkap alasan kliennya mengonsumsi pil Dumolid. Menurutnya, suami artis Mieke Amalia itu mengidap sindrom Tourette selama kurun waktu dua tahun belakangan.
"Orang sakit saraf bukan satu dua tahun lho, berpuluh-puluh tahun. Saraf itu bukan sesuatu (seperti) pilek, batuk, kasih obat selesai, nggak bisa," kata Lydia Wongsonegoro.
Menanggapi hal ini, dokter spesialis saraf dari Siloam Hospital Kebon Jeruk, Frandy Susatia membenarkan bahwa salah satu gejala yang dialami penderita sindrom tourette adalah stres dan cemas. Itu sebabnya, kata dia, dokter akan meresepkan obat-obatan golongan antipsikotik yang digunakan untuk mengurangi terjadinya tic pada kasus sindrom Tourette yang lebih parah.
Meski demikian Frandy menegaskan bahwa tidak ada obat yang dapat menyembuhkan sindrom Tourette. Beberapa obat dan terapi ditujukan untuk mengendalikan gejala yang mengganggu kehidupan sehari-hari penderita.
"Pengobatan ini bertujuan agar pengidap sindrom ini dapat melakukan aktivitas harian dengan baik sekaligus meminimalkan efek samping dari obat-obatan lainnya yang digunakan," ujarnya saat dihubungi Suara.com, Selasa (8/8/2017).
Selain pemberian obat-obatan, prosedur operasi juga dapat dilakukan untuk meringankan gejala sindrom Tourette. Namun Frandy mengatakan bahwa metode ini dilakukan pada pasien sindrom Tourette yang parah dan pada kondisi terapi lain tidak membuahkan hasil.
"Prosedur bedah ini menggunakan elektroda yang ditanam ke dalam otak untuk merangsang reaksi otak dalam. Tindakan bedah ini masih dilakukan secara terbatas sehingga tingkat keamanan dan hasilnya masih perlu dikaji lebih lanjut," tambah dia.
Kini Tora disepakati menjalani rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) di Cibubur, Jakarta Timur, sejak Senin (7/8/2017). Menurut Frandy langkah ini merupakan upaya yang tepat untuk melepaskan Tora dari ketergantungan obat-obatan antipsikopatik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun