Suara.com - Salah satu bumbu dapur yaitu kayu manis telah dikenal di seluruh dunia karena dipercaya mengandung khasiat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Hal tersebut bahkan didukung oleh banyak penelitian selama bertahun-tahun, terutama yang berkaitan dengan penurunan berat badan.
Sekarang, sebuah penelitian terbaru mengatakan bahwa kayu manis memiliki potensi untuk membalikkan efek diet tinggi lemak dengan menghentikan penumpukan lemak pada perut.
Hasil percobaan yang dilakukan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa bumbu tersebut dapat memperlambat proses penyimpanan lemak dan mengurangi risiko penyakit jantung.
Menurut sebuah laporan di Deccan Chronicle seperti dilansir Zeenews, para periset meneliti efek kayumanis pada tikus di mana mereka memberi makan suplemen pengocok kayu manis selama 12 minggu bersamaan dengan diet tinggi lemak.
Mereka menemukan bahwa tikus yang memakan bumbu itu beratnya lebih sedikit, dan sedikit memiliki lemak pada perut dan kadar gula, insulin, serta lemak dalam darah lebih rendah dibandingkan dengan kumpulan tikus yang tidak diberi suplemen kayu manis.
Tikus yang mengonsumsi kayu manis juga memiliki lebih banyak antioksidan dan molekul anti-inflamasi, yang dapat melindungi tubuh dari stres dan penyakit inflamasi lainnya, kata laporan tersebut.
Temuan ini telah dipresentasikan dalam konferensi American heart Association conference on heart disease.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
Terkini
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi
-
Bukan Cuma Blokir, Ini Kunci Orang Tua Lindungi Anak di Ruang Digital
-
Sedih! Indonesia Krisis Perawat Onkologi, Cuma Ada Sekitar 60 Orang dari Ribuan Pasien Kanker
-
Lebih dari Sekadar Sembuh: Ini Rahasia Pemulihan Total Pasien Kanker Anak Setelah Terapi
-
Edukasi dan Inovasi Jadi Kunci Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Gigi dan Mulut Lintas Generasi