Suara.com - Aroma wewangian yang berasal dari parfum maupun produk perawatan tubuh yang kita pakai bisa bikin kita sakit.
Sebuah penelitian yang dilakukan Kate Greenville menemukan bahwa satu dari tiga orang yang mengalami sakit kepala, asma dan ruam disebabkan karena aroma parfum yang menyengat.
Sebuah studi terpisah pada 2014 juga menemukan bahwa 75 persen kasus migrain yang dialami kaum hawa dipicu oleh parfum sebagai penyebab utamanya.
Dalam penelitiannya, Grenville mengingat bagaimana dia terpesona dengan parfum ibunya saat kecil.
Tapi kemudian Ia terinspirasi untuk menyelidiki efek wewangian terhadap kesehatan dengan menempelkan celah di pintu kamar hotel untuk menghalangi pengharum ruangan di koridor, karena khawatir akan memicu migrain.
Ia menemukan, hampir semua parfum dan pewangi dibuat dengan menggunakan bahan kimia buatan yang pada gilirannya menjadi ladang ranjau untuk mereka yang mengidap alergi.
Selain itu, Ia juga menemukan bahwa aroma parfum dari minyak esensial alami juga dapat meningkatkan reaksi alergi. B-damascenone.
Misalnya, senyawa yang dihasilkan dari minyak esensial mawar ternyata dapat menyebabkan reaksi alergi.
Sementara itu 1,8-cineol - senyawa yang berperan menghasilkan aroma pada minyak kayu putih, dapat menyebabkan kerusakan hati.
Baca Juga: Menyemprotkan Parfum Berlebihan Itu Salah, Ini yang Benar
Ia pun mengingatkan mereka yang memiliki riwayat alergi untuk menghindari penggunaan produk perawatan tubuh yang mengandung pewangi karena dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko asma. (Independent.co.uk)
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS