Suara.com - Kesalahan kecil saat melakukan tugas sehari-hari, seperti membuat secangkir teh, bisa menjadi tanda awal demensia. Begitu menurut sebuah penelitian baru.
Saat membuat teh celup di cangkir, lalu Anda pergi ke lemari es untuk mengambil susu, bisa menjadi sinyal yang menandakan bahwa kemampuan pemrosesan otak menurun. Demikian laporan Mail Online.
Sementara sebagian besar orang menjalankan tugas lebih tidak efisien seiring bertambahnya usia, para ahli mengatakan, membuat banyak kesalahan kecil bisa menjadi pertanda seseorang memiliki risiko lebih tinggi terkena demensia di masa depan.
Periset dari Temple University di AS meminta 90 orang, 40 di antaranya menderita demensia, untuk melakukan tugas sehari-hari, termasuk membungkus hadiah dan sarapan pagi dengan roti panggang dilengkapi kopi.
Sukarelawan diamati saat mereka melaksanakan tugas tersebut, dan kemudian diminta untuk menjelaskan bagaimana mereka akan melakukan tugas yang dimaksud, dan meletakkan gambar setiap langkah dalam urutan yang benar.
Mereka mengidentifikasi dua jenis kegagalan pemrosesan, melewatkan langkah-langkah vital dan masalah untuk memilah langkah-langkah ke urutan yang benar yang dapat menandakan masalah kognitif, seperti demensia.
"Sejak awal, kita bisa melihat kesalahan yang sangat halus yang disebut 'micorerrors'. Ketika kita membandingkan orang sehat dengan orang muda, ada lebih banyak microerrors pada orang dewasa sehat yang lebih tua daripada orang dewasa muda, dan mereka terkait dengan masalah memori dan perubahan kognitif," tulis rekan penulis studi Dr Tania Giovannetti dalam edisi terbaru Journal of Neuropsychology.
"Agen yang sehat menjangkau benda-benda yang tidak efisien, mereka menyentuh saat merasa tidak perlu, mereka melakukan semua tindakan ekstra kecil ini. Kami pikir itu mungkin awal dari sebuah masalah, jika Anda memiliki lebih dari itu, maka Anda lebih rentan terhadap penurunan di masa depan," sambungnya.
Berbicara tentang penelitian tersebut, Dr Laura Phipps dari Alzheimer's Research UK, mengatakan kepada Mail Online, "Ada lebih dari 30 langkah yang terlibat dalam membuat secangkir teh sehingga sementara ini mungkin tampak seperti tugas sehari-hari bagi banyak orang, itu bisa menjadi perjuangan berat untuk seseorang dengan demensia."
Baca Juga: Studi: Rajin Berolahraga Cegah Demensia
"Kerabat penderita demensia sering berbicara tentang 'tanda peringatan' kecil bertahun-tahun sebelum diagnosis. Kita semua membuat kesalahan kecil dalam kehidupan sehari-hari, dan sementara ini mungkin menjadi lebih umum seiring bertambahnya usia, ini tentu bukan pertanda masalah. Siapapun yang memiliki kekhawatiran tentang ingatan atau kemampuan mereka untuk melaksanakan tugas sehari-hari , harus berbicara dengan dokter umum mereka," tandasnya. (Delish)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance