Suara.com - Tanya:
Selamat sore Dokter,
Dok, saya punya keluhan. Tanggal 28 September saya mens (sudah telat 2 minggu) lancarnya cuma 3 hari, lalu hari keempat tidak ada darah yang keluar. Hari kelima-tujuh, mens keluar, tapi sangat sedikit. Setelah mens saya melakukan diet lalu saya mengalami sakit perut dan kram yang luar biasa sakitnya. Dokter mendiagnosa saya infeksi usus. Apakah benar infeksi usus? Apa saja gejalanya? Mohon penjelasannya, Dok. Terima kasih.
UL
Jawab:
Selamat sore Saudari UL,
Penyebab nyeri perut dapat ditunjukkan dari lokasi munculnya nyeri. Selain itu, karakteristik nyeri, seperti muncul tiba-tiba atau perlahan, hilang timbul atau terus menerus, nyeri tajam atau tumpul, juga dapat membantu dalam identifikasi. Penyebab perut kiri misalnya, cedera infeksi saluran kemih, batu saluran kemih dan gangguan saluran cerna (seperti, penyakit lambung, penyakit Crohn, usus besar yang robek, dan sebagainya).
Apabila nyeri muncul disarankan memeriksakan diri. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan tes tambahan, seperti tes darah, tes urine, dan sebagainya. Menstruasi normalnya berlangsung selama 3-7 hari dengan siklus tiap 21-35 hari.
Ketidakteraturan siklus menstruasi Anda dapat disebabkan oleh beberapa hal sebagai berikut:
- stres
- peningkatan atau penurunan berat badan
- aktivitas fisik (olahraga) terlalu berat
- kondisi medis tertentu, misalnya sindroma ovarium polikistik, penyakit kronik, penyakit tiroid
- kehamilan
- penggunaan alat kontrasepsi, dan lain-lain
Demikian penjelasan yang dapat disampaikan, semoga membantu. Terima kasih.
Dijawab oleh: dr. Ayu Andrian Putri
Sumber: https://meetdoctor.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?