Suara.com - Pada sebuah penelitian dikatakan, gangguan spektrum autisme atau ASD ternyata lebih banyak terjadi pada anak laki-laki daripada anak perempuan.
Peneliti mengatakan bahwa mereka telah menemukan perbedaan dalam jalur sinyal otak yang menjadi penyebab mengapa lebih banyak anak laki-laki mengidap autis daripada anak perempuan.
"Satu aspek menarik dari autisme adalah bahwa hal itu terutama mempengaruhi laki-laki, empat anak laki-laki terpengaruh untuk setiap satu anak perempuan," kata Ted Abel, peneliti dari University of Iowa di AS, dilansir Zeenews.
"Kami tidak mengerti apa itu tentang gangguan ini yang menjadi predisposisi anak laki-laki dibandingkan dengan anak perempuan untuk mengembangkan autisme," katanya lagi.
Bias laki-laki ini juga terlihat pada gangguan perkembangan saraf lainnya, seperti attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) dan gangguan bahasa tertentu.
Hampir satu dari setiap 200 kasus autisme disebabkan oleh pengapusan bagian DNA pada kromosom tertentu. Jenis kelainan ini juga dikenal sebagai variasi jumlah salinan (CNV).
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan