Suara.com - Sebagai makanan pokok bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, kita hampir tidak pernah memerhatikan waktu terbaik untuk makan nasi. Pokoknya, kapan pun waktu makan tiba, kita hampir selalu memilih nasi sebagai makanan utama.
Nah, masalahnya, belakangan nasi sering dianggap sebagai 'biang keladi' terhadap kenaikan berat badan. Bahkan tak sedikit orang yang memutuskan mengurangi konsumsi nasi dan hanya mengonsumsinya beberapa kali dalam seminggu.
tentang hal ini, ada sebuah penelitian yang mencatat waktu ideal untuk makan masi jika Anda tidak ingin makanan pokok ini memengaruhi perut Anda. Sesuai studi tersebut, waktu makan siang adalah waktu terbaik untuk mengonsumsi nasi.
Hal ini disebabkan dua faktor. Pertama, pada siang hari, metabolisme tubuh umumnya lebih cepat sehingga mampu mencerna semua makanan sehat yang berat. Setelah sarapan pagi, tubuh juga merasa lebih lapar dan membutuhkan energi untuk membuat Anda tetap bertahan selama 8-10 jam berikutnya.
Alasan kedua, di siang hari tingkat aktivitas Anda adalah yang tertinggi, sehingga Anda perlu energi lebih banyak. Dalam hal ini, karbohidrat di dalam nasi dibutuhkan tubuh untuk memberi energi.
Nasi adalah makanan yang sehat, baik nasi putih atau nasi merah. Satu-satunya perbedaan antara nasi putih dan nasi merah adalah, nasi merah lebih membutuhkan waktu untuk dicerna oleh tubuh. Selain itu, keduanya tidak memiliki perbedaan yang terlalu signifikan.
Meski begitu, selain memerhatikan waktu terbaik menyantap nasi, selalu ingat juga untuk menjaga ukuran dan porsi nasi yang Anda santap, ya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik