Suara.com - Selama ini banyak orang tahu bahwa kunyit asam mampu meredakan nyeri haid. Padahal ada banyak manfaat lain yang bisa Anda rasakan bila mengonsumsi kunyit asam, jamu tradisional turun temurun yang terbuat dari bahan utama kunyit dan asam jawa.
Lantas, apa saja manfaat lain dari kunyit asam yang belum banyak orang ketahui? Simak ulasan yang dihimpun Hello Sehat.
Secara alamiah, kunyit mengandung bahan aktif yang berfungsi sebagai analgesik (meredakan nyeri), antipiretik (menurunkan suhu tubuh saat demam), dan antiradang.
Begitu juga dengan asam jawa yang mengandung bahan aktif sebagai antiradang, antipiretik, dan penenang.
Campuran kedua bahan alami ini telah terbukti aman dan tidak menyebabkan keracunaan bila dikonsumsi bersamaan.
Nah, berikut manfaat yang bisa Anda dapatkan dari jamu kunyit asam:
1. Meredakan nyeri haid
Jamu kunyit asam umum dikonsumsi perempuan dengan keluhan nyeri haid. Bahkan kini kunyit asam sudah banyak diproduksi dalam bentuk serbuk atau minuman kemasan sehingga Anda tidak perlu repot-repot meraciknya sendiri.
Kandungan kurkumin pada kunyit bekerja dengan mengurangi aliran masuk ion kalsium pada sel-sel epitel rahim dan mengurangi produksi prostaglandin, yaitu hormon yang menciptakan rasa sakit dan pembengkakan.
Manfaat ini semakin diperkuat dengan reaksi tannin, saponin, sesquiterpenes, alkaloid, dan phlobotamin pada asam jawa yang dapat memengaruhi sistem saraf otonom dan otak. Selanjutnya, otak akan mengirimkan perintah ke tubuh untuk meredakan kontraksi rahim.
Maka tidak diragukan lagi bila minuman kunyit asam memang terbukti mampu mengatasi nyeri haid.
Baca Juga: Air Mata Bollywood untuk Sridevi
2. Sebagai antioksidan
Sejumlah penelitian membuktikan bahwa kunyit dan asam sama-sama bermanfaat sebagai antioksidan.
Pasalnya, senyawa kurkumin pada kunyit diketahui memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi, sama halnya dengan asam jawa yang juga mengandung senyawa antioksidan yang baik untuk tubuh.
Kandungan antioksidan pada minuman kunyit asam mempunyai aktivitas yang lebih besar dibandingkan dengan antioksidan sintetis. Suatu penelitian menyebutkan bahwa formula terbaik minuman kunyit asam terdiri dari 25 persen asam, 5 persen kunyit, dan 70 persen air untuk kadar antioksidan yang maksimal.
3. Menurunkan berat badan
Secara terpisah, baik kunyit maupun asam jawa sama-sama berkhasiat untuk menurunkan berat badan. Khasiat ini tentu semakin maksimal dengan menggabungkan dua bahan alami tersebut.
Kurkumin, yaitu suatu antioksida pada kunyit berfungsi untuk menekan respon peradangan pada sel tubuh, temasuk sel pankreas, lemak, dan otot. Reaksi ini dapat membantu mengurangi resistensi insulin, menurunkan kadar gula darah dan kolesterol serta kondisi metabolik lainnya akibat obesitas.
Alhasil, berat badan Anda cenderung lebih stabil dan menurunkan risiko obesitas. Selain itu, tubuh Anda juga menjadi lebih fokus saat menurunkan berat badan karena minimnya reaksi peradangan pada tubuh setelah minum kunyit asam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Kulit Sensitif dan Rentan Iritasi, Bayi Butuh Perawatan Khusus Sejak Dini
-
Glaukoma Bisa Sebabkan Kebutaan Tanpa Gejala, Ini Hal-Hal yang Perlu Diketahui
-
Mengenal Operasi TAVI, Prosedur Jantung Modern Minimal Invasif yang Kini Hadir di Bali
-
Pentingnya Menjaga Kualitas Air Minum Isi Ulang agar Aman Dikonsumsi
-
Orang Tua Waspada! Ini Tanda Gangguan Pertumbuhan pada Anak: Pengaruh Hingga Dewasa
-
Vaksin Campak Apakah Gratis? Ini Ketentuannya
-
Tak Hanya Puasa, Kemenkes RI Sarankan Kurangi Garam, Gula, dan Lemak saat Ramadan
-
Gaya Hidup Sehat dan Aktif Makin Jadi Pilihan Masyarakat Modern Indonesia
-
Empati Sejak Dini, Ramadan Jadi Momen Orang Tua Tanamkan Nilai Kebaikan pada Anak
-
Stop Target Besar! Rahasia Konsisten Hidup Sehat Ternyata Cuma Dimulai dari Kebiasaan Kecil