Suara.com - Tanya:
Selamat siang Dokter,
Dok, obat apa yang bisa menghancurkan kotoran yang mengeras pada telinga anak? Mohon sarannya, terima kasih.
ZA
Jawab:
Selamat siang Ibu ZA,
Perlu Anda ketahui sebelumnya bahwa jumlah dan jenis kotoran telinga berbeda-beda pada setiap orang. Kotoran telinga sendiri sebenarnya dihasilkan oleh kelenjar di dalam saluran telinga.
Kotoran telinga sering bercampur dengan debu atau materi lain. Yang penting Anda ketahui adalah sebenarnya kotoran telinga tidak perlu dibersihkan.
Telinga memiliki mekanisme pembersihan sendiri yaitu melalui gerakan rahang seperti saat mengunyah atau pergerakan lain. Saat mengunyah, sel-sel yang terdapat di bagian dalam telinga akan terdorong hingga bagian terluar saluran telinga.
Meski mempunyai mekanisme membersihkan sendiri, akan tetapi sebagian orang memiliki saluran telinga yang lebih kecil sehingga kotoran sulit keluar dengan sendirinya. Kondisi ini dapat memicu tersumbatnya saluran telinga.
Membersihkan kotoran telinga (yang banyak dan menjadikan sumbatan) secara mandiri pada anak-anak tidak di rekomendasikan, karena berpotensi untuk melukai telinga anak. Oleh karena itu solusi yang terbaik adalah membawa anak Anda mengunjungi dokter spesialis THT agar dilakukan serangkaian penanganan lebih lanjut.
Baca Juga: Anak Berpenyakit Langka, Joanna Alexandra dan Suami Jadi Aktivis
Biasanya dokter akan menggunakan metode syringe untuk membersihkan telinga anak-anak. Metode ini menggunakan air hangat yang disemprotkan ke dalam telinga, sehingga kotoran telinga akan keluar karena terdorong oleh air.
Demikian penjelasan yang dapat disampaikan tentang membersihkan kotoran telinga, semoga membantu. Terima kasih.
Dijawab oleh: dr. Cika Irlia Azzahra
Sumber: https://meetdoctor.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh