-
Gempa bumi magnitudo 7,4 mengguncang wilayah Kolombia pada Senin pukul 12.34 UTC.
-
Getaran gempa berpusat di San Jose del Palmar dan terasa hingga Ekuador serta Panama.
-
Belum ada laporan kerusakan, meski terdapat perbedaan data magnitudo antar-lembaga pemantau.
Suara.com - Gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 7,4 melanda wilayah Kolombia hingga getarannya menembus perbatasan Ekuador dan Panama. Kendati episentrum berada di daratan, otoritas setempat belum mencatat adanya laporan kerusakan maupun korban jiwa.
Peristiwa seismik ini memicu perbedaan catatan teknis di antara sejumlah lembaga pemantau gempa global dan lokal. Dikutip dari Reuters, Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat kekuatan utama mencapai magnitudo 7,4 pada kedalaman 107 kilometer.
Sementara itu, European-Mediterranean Seismological Centre (EMSC) menakar kekuatan gempa di angka magnitudo 7,1 dan badan geologi lokal melaporkan magnitudo 6,6. Variasi angka tersebut mencerminkan kompleksitas dinamika tektonik di wilayah kedalaman menengah tersebut.
Titik pusat getaran terdeteksi berjarak sekitar lima kilometer di sebelah timur San Jose del Palmar. Fenomena alam ini berlangsung pada Senin pertengahan hari sekitar pukul 12.34 UTC.
Kedalaman pusat gempa yang mencapai ratusan kilometer membuat rambatan gelombang seismik menjangkau area meluas. Hal ini menjelaskan mengapa warga di Ekuador serta Panama turut merasakan getaran tersebut.
Bagaimana Dampak dan Status Terkini di Lokasi Kejadian?
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai kerusakan fasilitas publik atau pemukiman warga di sekitar San Jose del Palmar. Petugas penanggulangan bencana masih terus melakukan pemantauan situasi di lapangan.
Masyarakat di kawasan terdampak diimbau untuk tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan adanya gempa susulan. Pengawasan ketat terus berjalan guna memastikan keselamatan publik pasca-guncangan utama.
Kolombia berada di kawasan Lingkar Pasifik yang secara geologis sangat aktif dan rawan aktivitas seismik. Interaksi lempeng tektonik di wilayah Amerika Selatan kerap memicu guncangan berkedalaman sedang hingga dalam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Eks Dirut BJB Kirim Surat Sakit, KPK Janji Jadwal Ulang Upaya Paksa Penahanan
-
Gempa M 7,4 Guncang Kolombia Hingga Ekuador dan Panama
-
Sering Diabaikan, 4 Kebiasaan Sepele Ini Bikin Laptop Cepat Rusak!
-
Wuling Aira ev Kantongi Ribuan Pemesanan Sepanjang Gelaran GIIAS 2026 Berlangsung
-
Sidang dr Richard Lee Memanas, Kuasa Hukum Soroti Keterangan Doktif yang Tak Konsisten
-
BTN Gandeng Pemkot Padang, Perluas Layanan Dari KPR Hingga Digitalisasi Layanan Publik
-
Indonesia Berpeluang Garap Pasar Makanan Artisan Global
-
Gus Miftah Tegaskan Istana Tak Intervensi Muktamar NU ke-35
-
Ojol Jadi Pengusaha UMKM dan Bukan Pekerja, Perpres Bakal Atur THR hingga Bonus?
-
Sorotan Pohon Hilang di Gasibu, Dedi Mulyadi: 1 Pohon Ditebang Diganti 50 Asem Jawa