Dalam banyak kasus, kanker testis diketahui lebih awal karena Anda melihat gejala yang paling umum, yakni adanya benjolan pada testis Anda, tapi itu bukan satu-satunya tanda yang harus Anda sadari.
Nah, berikut beberapa tanda dan gejala kanker testis yang perlu Anda ketahui, dilansir dari Mens Health.
1. Perasaan berat pada skrotum atau perut
Bahkan, jika Anda tidak memiliki benjolan pada testis Anda, perasaan berat pada testis atau lebih rendah di perut Anda dapat menandakan bahwa ada sesuatu yang tidak beres.
Sebenarnya, ini adalah salah satu gejala kanker testis yang paling umum, kata Dr. Gilligan. Cara lain untuk menggambarkannya adalah tekanan pada skrotum atau perut bawah Anda, yang kemungkinan disebabkan oleh cairan ekstra atau pembesaran kelenjar getah bening.
2. Testikel yang membesar atau mengecil
Perubahan pada ukuran testis, bisa menandakan kanker testis, kata Dr. Gilligan. Perubahan ukuran testis biasanya disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon, baik karena penurunan testosteron atau bahkan peningkatan estrogen, yang dapat terjadi pada beberapa jenis tumor testis tertentu.
3. Kaki bengkak
Kanker testis bisa menyebabkan penggumpalan darah. Itu karena tumor bisa menyebar ke kelenjar getah bening Anda, yang bisa menyempitkan aliran darah di pembuluh darah.
Gumpalan ini paling sering terjadi pada kaki Anda, menyebabkan mereka membengkak. Dalam beberapa kasus, Anda mungkin pernah mengalami gejala gumpalan darah dari DVT (deep vein thrombosis), termasuk rasa sakit dan sulit bernafas.
4. Pembengkakan atau nyeri pada payudara
Beberapa kanker atau tumor testis menghasilkan hormon yang menyebabkan nyeri payudara atau pertumbuhan jaringan payudara, yang disebut ginekomastia.
Beberapa tumor dapat mengeluarkan kadar hormon tinggi yang disebut humanchorionic gonadotropin (HCG), yang merangsang perkembangan payudara. Tumor juga bisa menghasilkan estrogen, yang seiring dengan perkembangan payudara, juga bisa menurunkan gairah seks Anda.
Baca Juga: Ditarget Masuk 10 Besar, Ini Komentar Pelatih Timnas Wanita
5. Sakit punggung bagian bawah dan sesak napas
Ini adalah kedua gejala kanker testis yang lebih lanjut, yang berarti kanker tidak lagi ada pada testis. Mungkin telah menyebar ke kelenjar getah bening di bagian belakang perut Anda, kata Dr. Gilligan.
Sesak napas mungkin menandakan bahwa kanker telah menyebar ke paru-paru Anda, yang mungkin menyulitkan udara untuk bergerak masuk dan keluar. Jika Anda mengalami gejala ini, Anda harus segera membuat janji dengan dokter Anda.
"Kanker testis biasanya merupakan kanker yang tumbuh dengan cepat, jadi penting untuk segera mendapatkan perawatan dengan cepat sehingga diagnosis dapat dilakukan dengan cepat," kata Dr. Gilligan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?