Suara.com - Seorang perempuan berusia 83 tahun asal Pune, India, akhirnya bisa menutup mulutnya kembali setelah melakukan operasi rahang yang cukup rumit.
Operasi tersebut dipimpin oleh Dr. Prasad Dadhe, seorang ahli bedah Oral dan Maxillofacial di Rumah Sakit Multivitional Sahyadri India.
Sesuai laporan, perempuan tua tersebut mengalami dislokasi rahang dan tiba-tiba saja tak bisa menutup mulutnya setelah menguap cukup lama dan lebar. Kondisi tersebut membuatnya tidak bisa makan, minum, dan berbicara selama satu bulan penuh.
Dilansir dari Zeenews.com, perempuan itu sampai mengalami kelaparan, dehidrasi, hingga menyebabkan berat badannya turun drastis.
Saat dilarikan ke rumah sakit, dokter melihat otot mengunyah perempuan tersebut semakin kejang hingga diperlukan tindakan anestesi umum.
Dr. Dadhe mengatakan bahwa kasus dislokasi rahang kerap terjadi pada lansia, atau bahkan orang yang lebih muda.
Seseorang yang mengalami kondisi ini tidak dapat menutup mulutnya sampai mendapat tindakan medis untuk mengembalikan rahang ke posisi normal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan