Suara.com - Tren ekstensi bulu mata kini tengah digandrungi kaum Hawa. Metode instan untuk mempercantik area mata ini dianggap dapat memberi keajaiban pada indera penglihatan manusia.
Dengan melakukan ekstensi bulu mata, Anda tak perlu repot-repot menerapkan maskara dan menerima risiko gumpalan hitam.
Namun, Anda juga harus tahu risiko ekstensi bulu mata. Seorang ahli bedah memberikan peringatan bagi mereka si penggemar ekstensi bulu mata.
Dr. Keshini Parbhu dari Pusat Bantuan Mata di Orlando Eye Institute mengungkapkan bagaimana bulu mata palsu yang direkatkan dapat menjadi rumah bagi tungau.
Itu terbukti ketika seorang perempuan asal Amerika Serikat bernama Ashley merasa ada yang aneh setelah menjalani ekstensi bulu mata.
Saat ingin mengatasi masalah matanya yang membengkak, Ashley mengunjungi Dr. Parbhu. Saat itu juga diketahui bahwa bulu mata Ashley penuh dengan demodex atau tungau kecil yang biasa hidup di rambut.
"Tungau menggali hingga ke dasar folikel bulu mata dan memakan bahan-bahan. Infeksi bisa terjadi jika mereka kelebihan populasi," kata Parbhu dilansir Mirror.co.uk.
Risiko tungau bisa terjadi apabila Anda menggunakan jasa salon yang tidak bersih atau memiliki kebiasaan menghapus make-up mata mereka.
Parbhu menyarankan agar penggemar ekstensi bulu mata menggunakan alat pembersih yang biasa dipakai pelaku medis dan mengandung minyak pohon teh.
Baca Juga: Diterpa Skandal Seks, Tak Ada Nobel Sastra Tahun 2018
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang