- MNC Sekuritas dan Phintraco Sekuritas memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan berpeluang menguat menguji level 6.440 hingga 6.544.
- Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan mencatat penguatan sebesar 1,59 persen ke level 6.401 disertai munculnya volume pembelian.
- MNC Sekuritas merekomendasikan lima saham pilihan bagi investor yaitu AADI, ANTM, PGAS, VKTR, dan XMIG.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan kembali menguat pada perdagangan berikutnya. MNC Sekuritas memperkirakan IHSG berpeluang menguji level 6.440-6.544, meski investor tetap perlu mewaspadai risiko koreksi.
MNC Sekuritas mencatat IHSG menguat 1,59 persen ke level 6.401 dan disertai munculnya volume pembelian.
Secara teknikal, pergerakan indeks juga masih mampu bertahan di atas moving average (MA) 20. Namun, pada timeframe mingguan, IHSG masih terkoreksi 0,12 persen dan masih tertahan oleh MA20.
Dalam skenario terbaik atau best case, MNC Sekuritas memperkirakan IHSG sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (c) dari wave [iv]. Kondisi tersebut membuka peluang indeks untuk melanjutkan penguatan.
"Best case (hitam), posisi IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (c) dari wave [iv], hal tersebut berarti IHSG berpeluang menguat dengan target 6,440-6,544," tulis MNC Sekuritas dalam risetnya.
Sementara dalam skenario terburuk atau worst case, IHSG disebut telah menyelesaikan wave (a) pada pola diagonal sehingga berisiko mengalami koreksi ke rentang 5.890-6.192 untuk membentuk wave (b).
Adapun level support IHSG berada di 6.201 dan 6.029. Sedangkan level resistance berada di 6.454 dan 6.599.
Sementara itu, Phintraco Sekuritas melihat sinyal teknikal yang masih mendukung penguatan IHSG. Secara teknikal, Stochastic RSI membentuk Golden Cross di area pivot dan terjadi pelebaran histogram positif MACD.
Berdasarkan kondisi tersebut, Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG berpeluang menguji level 6.450-6.480 pada perdagangan berikutnya.
Lima Saham Bidikan
MNC Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang dapat menjadi perhatian investor, yakni AADI, ANTM, PGAS, VKTR, dan XMIG.
PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI)
- Buy on Weakness: 9.225-9.350
- Target Price: 9.575 dan 9.975
- Stoploss: di bawah 9.150
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)
- Trading Buy: 2.810-2.960
- Target Price: 3.140 dan 3.190
- Stoploss: di bawah 2.750
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)
- Buy on Weakness: 1.440-1.465
- Target Price: 1.555 dan 1.620
- Stoploss: di bawah 1.425
PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR)
- Trading Buy: 850-880
- Target Price: 935 dan 975
- Stoploss: di bawah 835
Disclaimer: Artikel ini merupakan informasi pasar dan bukan merupakan ajakan atau rekomendasi untuk membeli maupun menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.