Suara.com - Batuk memang sangat mengganggu bagi diri sendiri, serta dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi orang-orang di sekitar, karena khawatir terhadap virus yang akan tersebar.
Penyakit ini bisa disebabkan oleh infeksi dan polusi. Untuk meredakannya, selain mengonsumsi obat, ternyata ada juga makanan yang harus dihindari saat batuk.
Sejumlah penelitian membuktikan bahwa beberapa kandungan dalam makanan tertentu dapat memicu dan memperburuk pertumbuhan lendir di sekitar rongga pernapasan. Apa saja jenis makanan yang harus dihindari saat batuk? Berikut daftarnya yang dihimpun Go Dok.
1. Susu dan Olahannya
Batuk sering datang beriringan dengan dahak sehingga sangat mengganggu aktivitas dan membuat Anda tidak nyaman untuk istirahat di malam hari.
Jika Anda memiliki masalah seperti ini, sebaiknya menghindari makanan-makanan yang bisa memicu produksi lendir yang berlebihan, seperti susu.
Jurnal Medical Hypotheses yang diluncurkan pada 2009 menyebutkan bahwa orang-orang yang meminum susu atau mengonsumsi makanan dari olahan susu memiliki produksi lendir yang lebih banyak di sekitar rongga pernapasannya, termasuk tenggorokan dan paru-paru.
Nah, produksi lendir akan semakin meningkat seiring dengan meningkatnya inflamasi dalam saluran pernapasan tersebut. Jadi, hindari meminum susu dulu ya ketika Anda batuk.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini