Suara.com - Banyak orang beralih dari rokok konvensional ke rokok elektrik atau vape, karena diklaim memiliki manfaat yang lebih baik, termasuk bagi kesehatan gigi.
Bukan cuma itu, vape juga memiliki kelebihan lain dari segi penampilan, yakni tidak membuat Anda bau asap, napas tidak berbau, dan kuku Anda tidak mendapatkan semburat kuning, sehingga vape bisa menjadi pilihan yang lebih estetis.
Berita baik lainnya, ternyata rokok elektrik ini juga tidak menodai gigi Anda seperti rokok konvensional. Jadi, Anda bisa tetap memiliki senyum putih berkilau.
Dokter gigi Richard Marques mengatakan vape tidak menodai gigi secara umum kecuali Anda menggunakan vape dengan tar atau pewarna. Ini karena uap dan cairan perasa terkandung di dalamnya.
"Tar dan abu dari rokoklah sebenarnya yang bisa menodai gigi. Nah, vape tidak mengandung ini. Jadi, selama Anda menghindari setiap zat berwarna cerah atau tar untuk vape Anda, gigi seharusnya tidak ternoda karena vape Anda," kata dia dilansir Metro.co.uk.
Namun, lanjut dia, vape bukan berarti akan membuat gigi putih sempurna. Dokter gigi Harold Katz memperingatkan bahwa sementara bahan pewarna utama dari tar hilang, nikotin yang terkandung dalam vape masih bisa memberi gigi sedikit semburat.
"Meskipun nikotin sebenarnya tidak berwarna, warnanya menjadi kekuningan ketika dikombinasikan dengan molekul oksigen," imbuhnya.
Katz bahkan juga cepat mencatat jika gigi Anda tetap bebas noda, vaping kemungkinan akan memiliki efek negatif pada kesehatan dan kebersihan gigi Anda.
"Nikotin adalah vasokonstriktor dan membatasi aliran darah ke jaringan mulut kita yang mengarah ke kerusakan gigi, gusi turun dan meningkatkan risiko penyakit gusi, mulut kering dan bau mulut," ujar dia lagi.
Baca Juga: Buaya Kali Grogol Dipancing dengan Umpan Bangkai Ayam
Lebih lanjut Katz juga mengatakan bahwa vape dapat menutupi gejala penyakit gusi, karena aliran darah yang berkurang bisa menyembunyikan keberadaan gusi berdarah, salah satu indikator utama bahwa pasien memiliki kondisi tersebut.
Jadi sebaiknya jika ingin memiliki gigi yang putih, berhentilah merokok dengan jenis apapun. Selain rokok, ada beberapa hal yang juga bisa menyebabkan noda pada gigi, termasuk teh dan kopi. Jadi, Anda tidak bisa hanya beralih ke vape dan berpikir gigi akan berkilau.
Noda juga bisa muncul, karena apapun yang mengandung pewarna buatan. Dan, jangan lupa pula untuk membersihkan gigi dua kali sehari, floss (yang akan membantu menghindari noda di antara gigi), dan kunjungi dokter gigi setiap enam bulan untuk pemeriksaan rutin dan pembersihan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan