Suara.com - Seorang ibu dari Florida, Amerika Serikat, bernama Kellie Travers, mengunggah sebuah cerita pilu di Facebook, tentang anak gadisnya yang meregang nyawa karena salah makan.
Sang putri tercinta, Alexi Stafford, harus meregang nyawa karena 'pilihan fatal' namun sepele yang telah ia buat. Kellie bercerita, saat itu putrinya yang masih berusia 15 tahun sedang bermain di rumah sahabat Alexi dan mencicipi sebuah kukis.
BACA JUGA: Saat Hamil Tapi Masih Mens. Bisa Jadi Karena Tujuh Pendarahan Ini
"Ada paket terbuka kukis Chips Ahoy yang bagian atas paketnya terbuka dan kemasannya terlalu mirip dengan apa yang sebelumnya kami anggap 'aman' untuk Alexi," tulis Kellie
Ia melanjutkan, Alexi hanya memakan satu kukis tanpa sadar bahwa kukis tersebut mengandung selai kacang yang dapat memicu reaksi alergi pada Alexi.
BACA JUGA: Kacang Bisa Tingkatkan Kesuburan Pria, Begini Kata Pakar
Mulut Alexi tiba-tiba terasa kesemutan dan ia memilih untuk pulang ke rumah. Sayangnya, kondisi Alexi dengan cepat memburuk.
Keluarga langsung memberikan dua suntikan EpiPen, tetapi ia mengalami syok anafilaksis dan mulai berhenti bernapas.
Alexi dinyatakan meninggal dunia tidak sampai 90 menit setelah memakan kukis tersebut.
"Sebagai seorang ibu yang rajin mengajarinya apa yang boleh dimakan dan apa yang tidak, saya merasa tersesat dan marah karena dia tahu batasnya dan menyadari kemasan yang dikenalnya, dia tahu apa yang aman," tutup Kellie dilansir news.com.au.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang