4. Apakah Anda dan pasangan setuju memiliki anak tambahan?
Idealnya, Anda dan pasangan akan menginginkan momongan pada saat yang sama. Kenyataannya adalah, ini mungkin terjadi, Anda merasa siap sementara pasangan tidak siap dan sebaliknya.
Hal yang paling penting adalah menjaga komunikasi tetap terbuka. Mungkin saja Anda atau pasangan ingin merasa memiliki waktu satu sama lain, atau bisa jadi Anda atau pasangan tidak ingin melewatkan momen tahun-tahun berharga anak sulung Anda.
Tetapi jika Anda berdua siap, maka tidak ada waktu terbaik untuk menambah anak, selain sekarang juga.
5. Apakah usia akan memengaruhi kehamilan?
Harus diakui jika usia merupakan hal penting bagi perempuan yang ingin hamil.
Misalnya, jika Anda hampir memasuki usia 40 tahun dan ingin memiliki dua anak dengan jeda usia tiga tahun, waktu mungkin bukan kemewahan yang bisa Anda rasakan karena proses pembuahan menjadi lebih sulit seiring bertambahnya usia.
Meski begitu, tidak ada aturan yang ketat. Penelitian menunjukkan angka kesuburan turun untuk perempuan berusia pertengahan 30 dan seterusnya, tetapi banyak perempuan masih hamil di usia 40-an.
6. Apakah Anda siap secara emosional?
Yang terpenting, Anda harus mempertimbangkan kesehatan emosional Anda dan pasangan.
Baca Juga: Tiket Upacara Pembukaan Asian Games 2018 Sudah Terjual 70 Persen
Bayi mampu menyebabkan pergolakan dramatis dan pergeseran prioritas dalam hidup yang tidak bisa dianggap remeh.
Kalau memiliki bayi lagi terasa menakutkan, itu artinya Anda belum berada pada waktu yang tepat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem