Suara.com - Masa remaja merupakan masa yang penting untuk menguatkan otot genggaman tangan dengan diet bergizi dan aktivitas aerobik untuk kesehatan di masa mendatang agar kelak tidak menyesal.
Kekuatan otot dengan genggangan tangan bisa mengidentifikasi masalah kesehatan di masa mendatang.
Genggaman tangan biasanya berkaitan dengan penyakit kelemahan otot, dengan kekuatan otot yang dimiliki remaja dapat memprediksi penyakit berupa kardiovaskular (sistem peredaran darah) dan metabolisme yang berujung pada diabetes dan obesitas.
Menurut Paul M. Gordon, Ph.D. profesor dan ketua kesehatan, kinerja manusia dan rekreasi di Robbins College of Health and Human Sciences di Baylor seperti dikutip medicaldaily.com.
"Kekuatan genggaman yang rendah dapat digunakan untuk memprediksi risiko kardiometabolik dan untuk mengidentifikasi remaja yang akan mendapat manfaat dari perubahan gaya hidup untuk meningkatkan kebugaran otot," seperti dilansir dari baylor.edu.
Banyak dari remaja pada saat ini yang mengabaikan aktifitas tiap hari yang cukup penting untuk menjaga kebugaran dan kekuatan otot untuk tubuh mereka.
Kegiatan yang disarankan untuk remaja yag kurang beraktifitas dan bisa meningkatkan kekuatan otot secara sederhana, kalian bisa berjalan kecil, bersepeda, menari-nari dan latihan beban.
"Bahkan setelah mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti kebugaran kardiorespirasi, aktivitas fisik, dan massa tubuh tanpa lemak, kami terus melihat hubungan independen antara kekuatan genggaman dan baik pemeliharaan kesehatan kardiometabolik dan peningkatan kesehatan," katanya.
Jadi, sudah tahu manfaat menguatkan genggaman tangan sejak dini untuk kesehatan di masa depan anda. Anda bisa mengaplikasikan olahraga kecil untuk menguatkan genggaman tangan agar tidak menyesal kelak. (Imron Fajar)
Baca Juga: Tekuk Kidambi, Anthony Antar Indonesia Unggul 1 - 0 atas India
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal