Suara.com - Tahukah Anda bahwa ternyata pria bisa mengalami orgasme tanpa ejakulasi yang disebut orgasme kering.
Menurut para ahli, ada banyak alasan mengapa orgasme kering terjadi pada lelaki. Salah satunya hubungan seks dengan durasi yang cukup lama.
Ketika lelaki mengalami orgasme dalam waktu singkat, jumlah air mani yang dihasilkan atau dilepaskan juga akan berkurang secara bertahap seperti dikutip di timesofindia.
Kemudian akan ada saat di mana tidak akan ada air mani yang tersisa untuk pelepasan, di sinilah orgasme kering bisa terjadi.
Sebuah penelitian juga menyebut, orgasme kering bisa terjadi karena efek samping obat-obatan.
Biasanya pria kerap menggunakan obat-obatan untuk meningkatkan buang air kecil. Efek samping dari obat-obatan ini ialah dapat mengendurkan otot-otot prostat dan kandung kemih yang dapat menyebabkan ejakulasi abnormal.
Lantas, haruskah pria merasa khawatir terhadap kondisi ini? Perhatikan berapa lama mereka mengalaminya.
Jika mengalami orgasme kering untuk waktu yang cukup lama, cobalah untuk segera berkonsultasi dengan dokter.
Tetapi jika orgasme kering terjadi karena kelelahan yang disebabkan oleh seks berlebihan, maka itu bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan.
Baca Juga: Divonis Melawan Hukum Kasus Karhutla, Jokowi Ajukan Kasasi
Anda bisa beristirahat dari kehidupan seks yang aktif selama beberapa hari agar bisa membantu.
Sayangnya, kondisi ini bisa menjadi masalah besar bagi pasangan, karena orgasme tanpa ejakulasi mungkin menyebabkan rasa ketidaknyamanan dan perasaan stres.
Selain itu, kenikmatan yang dirasakan juga tak sama seperti yang orgasme basah.
Orgasme kering atau orgasme tanpa ejakulasi tidak selalu berhubungan pada gangguan kesehatan, namun Anda perlu memeriksakannya apabila hal tersebut terlalu sering terjadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
Pilihan
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak