Suara.com - Olahan ayam menjadi salah satu menu makanan yang sangat disukai oleh semua kalangan, tapi Anda juga harus tahu bahaya terlalu sering makan ayam.
Dilansir Times of India, Senin (27/8/2018), berikut beberapa risiko yang bisa Anda alami bila terlalu sering makan ayam.
Sebabkan sakit kepala
Jenis ayam potong atau ayam boiler ini memiliki potensi buruk bagi kesehatan. Bahan-bahan yang ada di dalam ayam menyimpan beberapa residu obat-obatan kimiawi.
Bisa jadi karena memang ayam tersebut di suntik, atau berasal dari pakan ayam. Ini bisa berakibat fatal bagi tubuh Anda. Yang ditakutkan adalah jika bahan kimia tersebut bisa menyebabkan sakit kepala dan masalah neurologis lainnya.
Banyak Karsinogen
Kelebihan zat kimiawi dalam tubuh akan berpengaruh buruk bagi tubuh manusia. Salah satunya adalah memicu karsinogen di dalam tubuh. Karsinogen adalah zat pemicu kanker di dalam tubuh. Jika di biarkan akan menyebabkan risiko penyakit kanker apa saja.
Jika sarang karsinogen berada pada bagian payudara, maka akan menyebabkan penyakit kanker payudara. Jika yang terserang pada bagian nasofaring, maka akan menyebabkan kanker nasofaring.
Infeksi pencernaan
Baca Juga: Donald Trump Dilengserkan, Analis : Pasar Saham Bakal Diuntungkan
Menurut sebuah tes yang dilakukan pada ayam broiler, ditemukan bahwa daging ayam 97 persen mengandung kuman dan bakteri berbahaya. JIka pencucian daging ayam tidak bersih, ini tentunya fatal untuk kesehatan pencernaan.
Kebal antibiotik
Ayam broiler memiliki kekebalan tubuh yang rendah dan itulah sebabnya mereka diperkuat dengan antibiotik atau zat kimiawi lain, ini bisa berpengaruh pada tubuh manusia.
Ayam yang di beri anti biotik residu zat – zatnya tidak bisa hilang, melainkan akan tetap menetap pada bagian daging ayam.
Jika ini masuk ke tubuh manusia, maka anti biotik ini juga masuk ke dalam tubuh. Efek jangka panjangnya adalah manusia kebal terhadap anti biotik.
Menggunakan hormon sintetis
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Pilihan
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro
Terkini
-
Rahasia Energi "Anti-Loyo" Anak Aktif: Lebih dari Sekadar Susu, Ini Soal Nutrisi yang Tepat!
-
Sinergi Medis Indonesia - India: Langkah Besar Kurangi Ketergantungan Berobat ke Luar Negeri
-
Maia Estianty Gaungkan Ageing Gracefully, Ajak Dewasa Aktif Waspada Bahaya Cacar Api
-
Kolesterol Tinggi, Risiko Diam-Diam yang Bisa Berujung Stroke dan Serangan Jantung
-
Telapak Kaki Datar pada Anak, Normal atau Perlu Diperiksa?
-
4 Rekomendasi Minuman Diabetes untuk Konsumsi Harian, Mana yang Lebih Aman?
-
Apa Itu Food Genomics, Diet Berbasis DNA yang Lagi Tren
-
Bosan Liburan Gitu-Gitu Aja? Yuk, Ajak Si Kecil Jadi Peracik Teh Cilik!
-
Menkes Tegaskan Kusta Bukan Kutukan: Sulit Menular, Bisa Sembuh, Fatalitas Hampir Nol
-
Kabar Gembira! Kusta Akan Diskrining Gratis Bareng Cek Kesehatan Nasional, Ini Rencananya