Suara.com - Tinggal dan bekerja di kota besar tak hanya memicu rasa stres karena jalanan yang padat, paparan polusi dan gaya hidup tak sehat yang kerap mengintai masyarakat perkotaan juga memicu masalah pada kulit, yakni jenis jerawat baru.
Hal ini disampaikan Noviana Supit, Managing Director Erha Clinic Indonesia. Menurut Novi, jika dahulu orang hanya mengenal satu jenis jerawat saja terutama karena dipicu kulit berminyak, maka saat ini jerawat juga bisa muncul karena tipe kulit yang atopik atau sensitif.
"Kalau kita lihat karena perubahan lingkungan, gaya hidup itu turut mempengaruhi kenapa jerawat ada yang harus diklasifikasikan ke alergi. Acne kan dulu jerawat biasa saja, kalau sekarang banyak yang jerawatnya di t-zone. Atau nggak jerawat tapi gampang banget merah. Nah trennya makin lama makin banyak," ujar Novi ketika ditemui Suara.com di kantor Erha Clinic di Jakarta, Selasa (18/9/2018).
Melihat tren jerawat atopik yang semakin tinggi, Erha Clinic, kata Novi dalam waktu dekat akan meluncurkan solusi terbaru untuk penanganan jerawat di kulit yang sensitif atau atopik. Rencananya solusi penanganan jerawat atopik ini hadir dalam rangkaian produk perawatan yang dapat ditemukan di Apotek Erha Clinic.
"Dalam waktu dekat kita akan launching acne solution untuk kulit spesifik atopik atau sensitif. Jadi buat customer yang kurang punya waktu untuk konsultasi, kita launching dengan produk baru tanpa obat. Tapi di Erha sendiri memang ada konsultasi sehingga kalau mau lebih lengkap solusinya bisa konsul dengan dokter kami," tambah dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia