Suara.com - Mantan model majalah dewasa Kerri Parker, menolak melakukan kemoterapi untuk mengobati tumor otak yang dideritanya, dirinya malah memilih untuk mengikuti terapi minyak ganja (ekstrak ganja).
Kerri lahir dan tinggal di Inggris, di mana negara tersebut masih menganggap ganja sebagai daun ilegal. Karena pilihannya tersebut, Kerri Parker yang kini yang berusia 34 tahun terancam dibui selama lima tahun.
"Saya telah bekerja keras selama beberapa tahun terakhir. Saya berlatih untuk sabuk hitam bela diri dan saya merasa fit dan sehat, jadi ketika dokter mengatakan mereka ingin saya menjalani perawatan yang akan membuat saya sakit, itu tidak masuk akal bagi saya," kata Kerri seperti yang Suara.com kutip dari New York Post.
Jikalau Kerri menjalani kemoterapi, ia harus menuntaskan 12 putaran kemo yang menyakitkan. Kerri pun menolak dan mengaku tak ada ada orang yang sanggup menjalani 12 putaran kemoterapi.
Kerri Parker bahkan mengatakan bahwa dia tak mau rambutnya rontok dan wajahnya terbakar karena proses kemoterapi.
"Saya berlatih setiap hari, menjalankan akademi model dan bisnis nutrisi, dan saya tidak ingin kanker mempengaruhi semua ini," kata dia.
Sebelum mengidap tumor otak, Kerri Parker pernah menjabat sebagai Miss UK, serta menghabiskan waktunya untuk mendaki gunung, scuba diving, berkuda, dan balap mobil reli profesional. Dia juga pernah menjadi pemeran pengganti Megan Fox.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga