Suara.com - Bercinta dan makan sama-sama kebutuhan manusia yang sama pentingnya. Namun, kajian psikologi membandingkan mana yang lebih sering dipikirkan oleh orang, bercinta atau makan?
Dr. Terri D. Fisher, profesor psikologi dari The Ohio State University, menyebut klaim lelaki yang memikirkan bercinta tiap detik adalah hiperbola. Menurutnya, pikiran soal bercinta muncul tergantung dengan situasi dan kondisi seseorang.
"Riset menunjukkan bahwa tak mungkin seseorang memikirkan bercinta tiap detik. Paling banyak, keinginan bercinta muncul tak sampai 10 kali dalam sehari," ujarnya, dikutip dari Psychology Today.
Bahkan menurutnya, seseorang lebih mungkin memikirkan soal makan dan tidur lebih sering daripada bercinta. Hal ini dikarenakan adanya pergeseran kebutuhan manusia modern, di mana rasa senang tak hanya muncul lewat bercinta.
Di sisi lain, Vivienne Lewis, psikolog klinis dari University of Canberra, mengatakan makan merupakan bagian dari kebutuhan manusia yang lebih besar daripada bercinta.
Penelitian kepada 4.000 orang menyebut seseorang akan lebih merasa puas dan senang usai menikmati makanan lezat ketimbang bercinta.
Pemindaian otak menunjukkan neuron rasa senang bekerja lebih sering ketika seseorang makan makanan lezat daripada usai bercinta.
"Namun kembali lagi, tidak ada orang yang sama. Kebutuhan bercinta dan makan setiap orang berbeda-beda, sehingga sulit untuk menentukan mana yang lebih kuat," tutupnya.
Baca Juga: Jangan Marah Kalau Dia Suka Bingung Mau Makan Apa, Ini Alasannya
Berita Terkait
-
Jangan Marah Kalau Dia Suka Bingung Mau Makan Apa, Ini Alasannya
-
Pasangan Suami Istri Ini Tak Bercinta Hampir 6 Tahun, Kok Bisa?
-
Kiat Menjaga Diri agar Tidak Ditipu Orang Baru Dikenal
-
Mengintip Rahasia Seks Musang yang Bisa Bercinta Hingga 3 Jam
-
Gairah Seks Tiba-tiba Menurun, Mungkin Ini Penyebabnya!
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat