Suara.com - Pentingnya menjaga kesehatan jiwa untuk mencegah bunuh diri dirasakan betul oleh Pangeran Harry. Berdekatan dengan momen Hari Kesehatan Jiwa Sedunia lalu, Pangeran Harry menyampaikan pesan inspiratif soal kesehatan jiwa dan anak muda.
Dalam kunjugannya ke Dubbo, Australia, baru-baru ini, Pangeran Harry menyoroti masalah bunuh diri yang semakin marak di kalangan anak muda, terutama anak muda di daerah pedalaman.
Bunuh diri menurutnya, sangat rentan terjadi apabila seseorang mengalami masalah kesehatan jiwa saat sedang kesepian, terutama bagi anak muda.
Pangeran Harry mengatakan memang sulit bagi anak muda yang sedang mengalami masalah kesehatan jiwa untuk bisa mencari bantuan orang lain, dan memilih bunuh diri untuk mencari jalan pintas keluar dari masalah.
Namun, upaya yang dilakukan untuk mencari bantuan orang lain menurutnya pasti berbuah manis.
"Yang perlu Anda lakukan hanyalah bertanya kepada tetangga, teman sebaya, ataupun orang di sekitar. Sangat mungkin mereka juga memiliki masalah, dan ini menjadi kesempatan untuk Anda membicarakan masalah dan saling memberi solusi," ujar Pangeran Harry, dikutip dari News.com.au.
Dikatakan Pangeran Harry, bercerita ke orang lain merupakan bentuk pertolongan pertama pada masalah kejiwaan.
Di sini, peran lingkungan dan komunitas sangat penting untuk mencegah bunuh diri.
Pangeran Harry mengaku juga pernah mengalami masalah kejiwaan. Menceritakan masalah dan meminta bantuan profesional adalah keputusan paling tepat yang pernah diambilnya.
Baca Juga: Intip Momen Romantis Pangeran Harry & Meghan Markle di Australia
"Jangan biarkan diri Anda menderita sendiri. Secara personal, Anda dan saya sama-sama pernah mengalami hal ini, dan mencari bantuan adalah keputusan besar yang dapat mengubah hidup Anda menjadi lebih baik," tutupnya.
Berita Terkait
-
Pria Ini Memalsukan Kematian Tanpa Bilang Istri, Akhirnya Tragis
-
Hamil di Usia 37, Meghan Markle Diprediksi Punya Anak yang Cerdas
-
Intip Momen Romantis Pangeran Harry & Meghan Markle di Australia
-
Intip Momen Pangeran Harry yang Sudah Siap Jadi Ayah
-
Lezatnya Banana Bread Buatan Meghan Markle Diakui di Australia
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini