Suara.com - Cuaca dingin dan hujan yang mengguyur sebagian wilayah Indonesia ternyata berpengaruh juga terhadap ukuran Mr P lelaki lho.
Annabelle Knight, pakar seks dan hubungan dari Lovehoney, menyebut cuaca memang ada hubungannya dengan ukuran Mr P lelaki.
Hal ini dipengaruhi oleh pembesaran dan penyempitan pembuluh darah di sekitar organ kelamin lelaki tersebut.
"Mr P lelaki bisa mengecil panjangnya 20 hingga 50 persen ketika cuaca dingin. Saat cuaca dingin, tubuh secara otomatis akan menyimpan energi dan panas tubuh. Hal ini membuat aliran darah ke daerah jari tangan dan kaki, hingga penis berkurang," ujar Knight, dikutip dari Daily Mail.
Berkurangnya aliran darah menuju Mr P inilah yang akhirnya membuat ukurannya mengecil.
Perubahan fisiologis lainnya terjadi pada buah zakar lelaki, di mana posisinya akan semakin mendekat ke tubuh untuk mencari kehangatan.
Tak hanya ukurannya yang mengecil, cuaca dingin juga membuat Mr P lelaki sulit ereksi. Berkurangnya aliran darah menyebabkan sensitivitas terhadap rangsangan ikut berkurang.
Lebih lanjut, Knight menyebut cuaca dingin memang membuat pasangan ingin berdekatan dan bersentuhan lebih lama untuk berbagi kehangatan. Hanya saja cuaca dingin juga bisa membuat lelaki sulit mencapai orgasme.
"Itulah alasan mengapa ada perkataan yang menyebut mandi air dingin mematikan ereksi," ujar Knight lagi.
Baca Juga: Wow, Gedung Pencakar Langit di Cina Ini Mirip Mr P Raksasa
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?