Suara.com - Roman Reigns, pemegang sabuk gulat profesional World Wrestling Entertainment (WWE) Universal Championship harus rela pensiun demi kesehatan. Roman Reigns mengaku pensiun untuk berkonsentrasi menyembuhkan penyakit leukemia yang dideritanya.
Hal itu dikatakan Roman Reigns dalam sesi pembuka tayangan Monday Night Raw baru-baru ini. Roman Reigns mengatakan keputusan pensiun saat memegang sabuk juara memang berat, tapi harus dilakukan demi kesehatannya.
"Aku pertama kali didiagnosis leukemia di usia 22 tahun, dan langsung melakukan pengobatan. Itu adalah saat-saat terburuk dalam hidupku," ujar Roman Reigns, dikutip dari CNN.
11 Tahun bebas kanker, Roman Reigns dihadapkan kepada fakta bahwa leukemianya kembali. Ia berterima kasih kepada dukungan WWE dan para fans dari seluruh dunia terhadap kondisinya.
"Aku akan mengalahkan leukemia ini, dan kembali bertanding di ring demi Anda semua," tandas pegulat asal Samoa ini.
Leukemia sendiri merupakan salah satu bentuk kanker darah yang menyerang sel darah putih. Berfungsi melindungi tubuh dari benda asing dan penyakit, sel darah putih pada pengidap leukemia berubah menjadi abnormal.
Hal ini dikarenakan adanya kerusakan pada sumsum tulang belakang yang memproduksi sel darah putih abnormal dalam jumlah banyak.
Adanya produksi berlebih dan sel darah putih abnormal membuat terjadinya penumpukan, sehingga jumlah sel sehat di dalam tubuh berkurang.
Tetap sabar dan semangat menjalani pengobatan leukemia ya Roman Reigns!
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
Terkini
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan