Suara.com - Seorang lelaki di Italia mengidap penyakit langka yang dialaminya secara tiba-tiba. Kedua matanya tak bisa berhenti mengeluarkan air mata darah akibat tumor jinak di bawah kelopak matanya.
Kejadian ini bermula saat ia memeriksakan kondisinya di sebuah rumah sakit di daerah Sisilia, Messina Italia. Dokter mendiagnosis lelaki berusia 52 tahun itu mengidap penyakit langka bernama hemolacria.
"Tumor ini tergolong jinak dengan menyerang sel-sel pembuluh darah. Pada lelaki ini, tumor menyerang pembuluh darah di bawa kelopak mata sehingga terlihat seperti menangis dengan air mata darah," ujar dokter yang menangani seperti dilansir dari laman Nypost.
Lelaki itu mengaku air mata darah hanya berlangsung selama beberapa menit. Namun Ia cukup khawatir mengingat pendarahan secara tiba-tiba tak mengenal tempat dan waktu. Tak diketahui pasti penyebab awal hingga lelaki itu memiliki tumor jinak di bawah kelopak matanya.
"Saya tidak merasa melukai mata atau bagian lain dari kepala saya. Namun tiba-tiba mata saya mengeluarkan air mata darah di kedua sisi seperti sedang menangis," tambah lelaki tersebut.
Untuk penanganannya, lelaki itu mendapatkan obat tetes mata yang mengandung timolol, di mana biasanya digunakan untuk mengobati glukoma dan mengurangi tekanan pada bola mata.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia