Suara.com - Suku Badui Arab selama berabad-abad memakai kencing unta untuk keramas dan pengobatan. Mengutip Vice.com, banyak orang di beberapa pedesaan di Kota Ta’izz, Yaman meminum air kencing unta untuk segala penyakit.
Beberapa klinik bahkan salon menggunakannya sebagai obat untuk rambut rontok. Orang-orang Yaman percaya sejak abad ke tujuh telah mengikuti cara ini.
Menenggak urin unta diyakini dapat mengobati penyakit pada pria dan membuat tubuh lebih bugar.
Sementara kaum wanita percaya air seni unta dapat mengentaskan permasalahan rambut rontok. Tak hanya itu, air seni unta juga diyakini dapat membuat rambut lebih indah dan mengkilap.
Menariknya, tradisi ini sudah dilakukan secara turun-temurun, tak sedikit dokter masa kini di Yaman juga menjadikan air seni unta sebagai resep pengobatan yang mereka anjurkan pada para pasiennya.
Meski diyakini memiliki beragam khasiat pada tubuh, (WHO) mengimbau agar praktik meminum kencing unta dihentikan, karena ada virus yang bakal menghantui. Penyakit apa itu? Intip artikel minum kencing unta jadi tradisi di bawah ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI