Suara.com - Olahraga di cuaca yang panas memicu terjadinya heat stroke lebih cepat dibandingkan pada suhu normal.
Heat stroke adalah kondisi ketika tubuh mengalami peningkatan suhu yang sangat tinggi dan tubuh tidak mampu mengatur kondisi ini. Heat stroke adalah kondisi yang mengancam jiwa.
Oleh sebab itu, olahraga saat cuaca panas tidak boleh sembarangan agar tidak membahayakan. Ini tipsnya olahraga saat cuaca panas agar aman dari heat stroke.
1. Ketahui tanda panas tubuh sudah melampaui batas
Sebelum memasuki heat stroke, tubuh akan mengalami heat exhaustion terlebih dahulu. Inilah alarm Anda bahwa tubuh harus didinginkan terlebih dahulu, jangan dilanjutkan lagi olahraganya. Jika tetap memaksakan diri, bisa-bisa Anda mengalami heat stroke.
Ketika tubuh memanas, tekanan darah juga akan meningkat, jantung berdetak sangat cepat, Anda bisa merasakan lelah luar biasa, dan selanjutnya pingsan.
Seseorang tidak bisa merasakan suhu inti tubuhnya yang melambung tinggi ini. Akan tetapi, kulit yang sangat basah dan detak jantung yang sangat cepat adalah beberapa tanda awalnya.
Berikut tanda dan gejala heat exhaustion yang perlu Anda waspadai:
kram otot
denyut nadi yang cepat tapi lemah
tubuh terasa lemah
mual atau muntah
kulit dingin, berkeringat
pusing dan terkadang seperti sudah mau pingsan
urine berwarna gelap
sakit kepala
Baca Juga: Keren, Camila Mendes Meratakan Make Up Pakai Pancake
2. Pastikan sudah cukup minum sebelum olahraga
Olahraga saat cuaca panas membuat beban olahraga akan lebih berat. Sebab, tubuh akan lebih cepat panas bukan hanya karena beban latihan tetapi juga karena cuaca. Kondisi ini akan sangat menguras cadangan air dan mineral dalam tubuh yang harus sesegera mungkin diisi kembali. Jika tidak, seseorang berisiko lebih cepat mengalami heat stroke.
Dari sebelum olahraga hingga saat olahraga penuhi kebutuhan cairan secara berkala. Usahakan untuk minum tiap 20 menit sekali selama berolahraga. Jika Anda berolahraga dalam durasi lama hingga lebih dari 2 jam, penuhi kebutuhan cairan yang juga mengandung elektrolit natrium, kalium, dan magnesium.
3. Jangan olahraga di siang bolong
Saat cuaca sedang panas-panasnya, sebaiknya hindari olahraga di siang hari agar panas tubuh bisa lebih stabil saat berolahraga. Sebab, panas bisa memperlambat pergerakan atau performa saat olahraga. Semakin panas, bisa makin tidak maksimal olahraga yang Anda lakukan.
Jika memungkinkan, lakukan olahraga sebelum jam 7 pagi atau saat sore hari. Bila memang terpaksa olahraga pada siang hari, pilihlah tempat yang lebih teduh untuk mengurangi paparan sinar matahari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi