Suara.com - Istilah mata jendela dunia mungkin ada benarnya. Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa dokter mungkin bisa melihat adanya potensi penyakit otak yang mematikan hanya dengan melihat mata pasien.
Penyakit yang dimaksud adalah Creutzfeldt-Jakob atau CJD. CJD sendiri merupakan gangguan saraf
degeneratif yang amat jarang terjadi dan tak bisa disembuhkan.
Dan yang lebih menakutkan lagi, mata dari orang yang terinfeksi CDJ bertindak sebagai titik transmisi untuk menyebarkan penyakit tersebut.
Seperti yang dicatat Gizmodo, hasil penelitian tersebut membuat khawatir para dokter yang bekerja di bidang perawatan mata. Dokter yang melakukan operasi mata bisa jadi berisiko menyebarkan prion (proteinaceous infectious particles) atau pembawa penyakit menular, dengan mencemari peralatan medis dan tak menyadarinya.
Saat diuji lebih lanjut, sebanyak 11 pasien yang meninggal dunia karena penyakit Creutzfeldt-Jakob memiliki banyak prion di dalam retina mata, lensa, saraf optik, hingga otot-otot di sekitar mata mereka.
Ke depan, para peneliti berharap dapat menguji air mata pasien Creutzfeldt-Jakob untuk melihat apakah prion juga ada dalam debit air, yang juga berisiko menyebarkan penyakit tersebut.
Sebelumnya, pada kasus Creutzfeldt-Jakob yang ditulis dalam sebuah jurnal medis telah dikaitkan dengan kebiasaan mengonsumsi daging tupai. Dalam kasus khusus, serorang lelaki dianggap terkena CDJ karena mengonsumsi daging tupai termasuk materi otak hewan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?