4. Masa penyembuhan
Nah, jika berbicara pengobatannya, sariawan dan herpes juga jauh berbeda. Biasanya, lepuhan sariawan akan pecah dan sembuh sendiri dalam waktu 3-7 hari.
Gejala herpes di mulut sebetulnya juga bisa hilang dengan sendirinya, sama halnya seperti sariawan biasa. Bedanya, masa penyembuhannya cenderung lebih lama sekitar 7-10 hari.
5. Cara mengobati
Karena penyebab dan gejalanya berbeda, maka pengobatan sariawan dan herpes pun berbeda pula. Sebetulnya, sariawan akan sembuh sendiri tanpa harus diberikan obat-obatan khusus. Kalau ingin mencoba cara yang lebih alami, Anda bisa berkumur-kumur dengan air garam untuk membantu meredakan nyerinya.
Namun jika sariawan tak kunjung sembuh, Anda bisa minum paracetamol atau menggunakan obat benzocaine yang dioleskan ke area lepuhan sariawan. Hindari minum ibuprofen atau obat antiradang non-steroid (NSAID) lainnya, karena ini justru bisa memicu sariawan lebih parah pada beberapa orang.
Bila Anda terkena herpes oral, ada beberapa obat bebas yang bisa Anda gunakan. Contohnya, krim atau salep antivirus yang ampuh mengobati rasa sakit sekaligus mempercepat penyembuhan herpes di mulut, berbeda dengan sariawan di mana pengobatannya cukup mudah dan cepat sembuhnya.
Itulah perbedaan herpes di mulut dan sariawan yang perlu Anda ketahui.
Baca Juga: Sophia Latjuba Ingin Menyendiri di Malam Tahun Baru, Ada Apa?
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat