Suara.com - Anda memang harus tahu tips menyimpan makanan di kulkas agar tetap sehat sehingga aman dikonsumsi.
Untuk membuat bahan pangan tetap segar sebagian dari kita tentu memilih untuk menyimpannya di lemari pendingin atau kulkas. Nah, meski lemari pendingin bermanfaat untuk membuatnya tetap awet, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar bahan pangan tidak terkontaminasi bakteri.
Disampaikan dr. Juwalita Surapsari, M.Gizi, SpGK, sebaiknya setiap bahan pangan baik itu sayuran, buah-buahan, daging dan ikan disimpan di wadah terpisah sebelum dimasukkan ke dalam lemari es. Pilihlah wadah tertutup untuk mencegah kontaminasi bakteri berbahaya.
"Setiap bahan pangan punya masa simpan masing-masing. Daging potong misalnya bisa bertahan 3-5 hari di kulkas, ayam utuh 1-2 hari, telur utuh 3-5 minggu, keju 3-4 minggu," ujar dia di sela-sela Edukasi ’Menu Aman Pilihan lbu, lnspirasi Hidup Sehat Keluarga’ di Jakarta, Rabu (19/12/2018).
Untuk sayuran, daging dan ikan pastikan untuk mencucinya hanya ketika akan dimasak. Selain itu pastikan Anda segera menyimpannya di lemari es dua jam setelah membelinya dari pasar atau supermarket.
"Sayur juga gitu cuci dulu baru potong. Jadi kalau dikupas nggak dicuci kuman bisa nempel. Nyucinya harus pakai air mengalir tapi nggak usah pakai sabun," tambah dia.
Lalu dr Juwita juga mengingatkan Anda untuk menghindari kontaminasi silang seperti menggunakan talenan dan pisau berbeda atau mencucinya terlebih duli hingga bersih sebelum memotong jenis bahan pangan lain.
Khusus untuk makanan beku, dr Juwita mengatakan sebelum diolah Anda bisa melakukan beberapa cara untuk membuatnya kembali pada suhu ruang. Pertama Anda bisa merendamnya dengan air dingin namun pastikan meletakkannya dalam plastik rapat untuk mencegah kontaminasi bakteri.
"Tapi pastikan mengganti airnya setiap 30 menit sekali. Cara kedua pindahkan ke chiller di bawah. Cara ketiga bisa pakai microwave," jelasnya.
Baca Juga: Sederet Kisah Unik soal Fetish, Jadi Miliarder, Hingga Infeksi Paru-Paru
Itulah tips menyimpan makanan di Kulkas dari ahli gizi, dr. Juwalita Surapsari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini