Suara.com - Manusia dilahirkan dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Ada yang tanpa kaki, tangan atau bahkan dengan kondisi tanpa tempurung kepala.
Namun ini bukan menjadi penghalang kita untuk tidak berusaha, berjuang mendapatkan hak dan kesempatan yang sama seperti yang lain.
Sama seperti seorang bocah laki-laki ini. Dilansir dari dari akun Twitter Fox News, bocah asal Texas, Amerika ini tidak memiliki kedua lengan dan kaki.
Momen mengharukan tersebut terjadi ketika ia berusaha berjalan, dan ini merupakan kali pertama ia berhasil melakukan itu.
Tampak dalam video, sang ayah duduk di depannya sambil memberikan semangat padanya untuk bisa meraih tangan sang ayah.
Bocah empat tahun tersebut dengan semangat dan usahanya, terus berjalan agar bisa sampai di tujuan.
Ayahnya terus memacu semangatnya dengan berkata, ''Kamu hampir sampai, keseimbanganmu juga sangat bagus.''
Terdengar juga suara sang ibu yang merekam video tersebut, memberinya semangat untuk terus berjalan.
Di detik-detik mencapai ayahnya, sang anak terlihat semakin semangat hingga akhirnya ia menjatuhkan dirinya dan ditangkap sang ayah.
''Saya sangat bangga padamu,'' kata sang ibu.
Anak itu pun membalas, ''Saya ingin melihat ibu.''
Ya, perjuangan bocah ini ingin mengajarkan kepada kita bahwa segala sesuatu tak ada yang tak mungkin jika kita ingin berusaha dan terus berjuang.
SUMBER: Himedik.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh