Suara.com - Kasus prostitusi artis yang menyeret nama Vanessa Angel dengan tarif Rp 80 Juta sekali kencan belakangan ini membanjiri media, baik TV, Radio, hingga media sosial. Tentunya pemberitaan atau konten tentang prostitusi ini tak cocok untuk anak-anak dibawah 18 tahun.
Lalu apabila balita Anda yang super kritis sering mendengar berita Vanessa Angel dan istilah Rp 80 Juta, lalu mereka bertanya kepada Anda sebagai orangtua, Mama prostitusi itu apa, lalu Rp 80 Juta itu maksudnya apa? Apa jawaban Anda?
Anak-anak memang selalu ingin tahu, apapun itu, tak jarang mereka melontarkan pertanyaan-pertanyaan unik yang sampai membuat kita kehabisan kata untuk menjawabnya.
Memiliki buah hati yang tergolong sebagai anak yang kritis dan banyak bertanya sebenarnya sangat menyenangkan, bahkan membanggakan. Anak-anak cerdas seperti mereka ini selalu memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Akan tetapi, seringkali hal ini berubah jadi “merepotkan” saat buah hati tidak cepat puas dengan jawaban kita, apalagi jika tanya prostitusi hingga Vanessa Angel?
Psikolog Anak dan Remaja, Erna Marina, MPsi., menjelaskan pemberitaan yang gencar tentang tarif booking artis membuat orangtua harus bijak dalam memberi pengertian ke anak. Akan lebih baik jika anak yang masih di bawah usia tidak mengetahuinya karena mereka belum memiliki pemahaman yang matang dalam abstraksi.
"Lebih baik mereka tidak tahu ya, pemilihan tontonan dan batasan waktu untuk menonton ataupun main gadget perlu mendapat perhatian lebih orangtua zaman now, karena itu pendampingan saat menonton TV sangat diperlukan untuk anak-anak di bawah 10 tahun," jelas Erna saat dihubungi Suara.com, Rabu (9/1/2019).
Rasa ingin tahu yang dimiliki anak dilampiaskan dengan mengajukan pertanyaan kepada orang terdekat dengannya. Lalu, bagaimana menghadapi anak kritis ini?
"Ada kalanya anak yang memasuki usia puber atau remaja seringkali mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi dan semakin di larang semakin ingin mencoba. ini tantangan sebagai orangtua. Maka dari itu jauh-jauh sebelum kasus ini, kenalkan anak pada nilai-nilai agama dan norma-norma di masyarakat perlu ditanamkan sejak usia dini. Itu penting! Lalu, jika anak bertanya tentang prostitusi terutama anak menginjak usia remaja akan lebih baik jika menjelaskan dengan bijak,jelaskanlah soal menikah," beber Erna.
Erna melanjutkan, perlu dijelaskan bawha ada banyak hal di kehidupan kita tidak dapat di gantikan dengan apapun.
Baca Juga: Kubu Prabowo Minta Jokowi-Maruf Tak Bawa Kertas Contekan Saat Debat
"Pekerjaan yang dilarang itu ada, tarif yang tinggi tidak akan membuat atau menjamin kita akan memiliki kehormatan dan memuaskan kehidupan kita, Jadi penjelasan logis itu penting," pungkasnya.
Itu tuh moms, jawaban logis ternyata perlu jika anak bertanya soal pemberitaan prostitusi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?