Suara.com - Survei Sebut Banyak Orang Berlebihan Pakai Pasta Gigi.
Penggunaan pasta gigi atau odol selama ini dianjurkan hanya sebesar biji kacang polong. Namun apakah semua orang mengikuti anjuran itu?
Survei menunjukkan bahwa ternyata banyak orang berlebihan dalam menggunakan pasta gigi. Sekitar 40 persen anak-anak berusia 3-6 tahun dilaporkan menggunakan pasta gigi berlebihan atau menutupi seluruh sikat.
"Fluoride memiliki manfaat yang luar biasa untuk mengatasi gigi berlubang tetapi perlu digunakan dengan hati-hati," kata Dr. Mary Hayes, seorang dokter gigi anak yang berbasis di Chicago.
Hayes menambahkan terlalu banyak menggunakan fluoride dapat menyebabkan fluorosis gigi yaitu kondisi yang ditandai oleh perubahan warna atau bintik-bintik pada email. Salah satu masalah dengan pasta gigi anak-anak adalah rasanya yang manis, yang berarti beberapa anak mungkin merasa tergoda untuk menelannya.
"Anda tentu tidak ingin mereka memakannya seperti makanan. Kami ingin orang tua bertanggung jawab atas penggunaan sikat gigi dan pasta gigi anak dengan mengawasi ketika anak-anak menyikat gigi," imbuh Hayes dilansir dari Medical Daily.
Meskipun risiko ini terbatas pada kelompok usia yang lebih muda, orang dewasa juga dapat mengalami efek samping jika menggunakan pasta gigi berlebih. Gumpalan besar pasta gigi akan menghasilkan busa terlalu banyak, sehingga sulit untuk menyikat dengan benar dan melakukannya dalam durasi waktu yang tepat.
"Faktanya, kita meludahkan sebagian besar pasta gigi berlebih tanpa pernah menyentuh gigi kita. Busa yang berlebih memenuhi mulut dan dapat membuat kita berhenti menyikat gigi lebih cepat dari yang seharusnya," tulis Dr Christopher Chamberlin, seorang dokter gigi yang berbasis di Boulder, Colorado.
Selain anjuran untuk menggunakan pasta gigi secukupnya, Anda juga harus menghindari menyikat gigi terlalu keras karena beberapa orang berpikir hal ini bisa membantu menggosok gigi dalam waktu yang lebih singkat. Sebaliknya, terlalu banyak gesekan dapat merusak gigi dan melukai gusi Anda.
Baca Juga: Pernah Ditahan Imbang Arema, Klub Ini Sukses Datangkan Marouane Fellaini
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?