Suara.com - Lilin beraroma dapat membuat ruangan semakin harum, maka tak heran sering ditemukan di hotel dan restoran untuk menambah kesan romantis.
Namun, ternyata ilin yang kerap digunakan untuk membangun suasana tenang dan hangat ini memiliki dampak negatif yang dapat mengancam kesehatan.
Laporan Hufftington Post menyebut lilin beraroma dapat menimbulkan polusi udara dalam ruangan. Hal ini dilatari lilin beraroma terbuat dari bahan parafin, komponen tanpa warna yang terdiri dari petroleum.
Saat lilin dibakar, lilin akan mengeluarkan zat kimia berbahaya, diantaranya benzene dan loluene yang mampu meningkatkan risiko kanker paru pada seseorang dikutip dari GuideKu.
Selain itu, zat pewangi dan pewarna yang terkandung dalam lilin beraroma dapat menyebabkan seseorang mengalami asma, infeksi saluran pernapasan dan sakit kepala.
Jika ingin memperoleh aroma ketenangan dari lilin beraroma, kita dapat menggunakan lilin berbahan dasar kedelai dan sumbu yang terbuat dari kapas.
Jadi ada zat berbahaya dari lilin beraroma yang tidak baik untuk kesehatan, ada baiknya menggunakan lilin dengan bahan alami saja jika kamu ingin mendapat suasana tenang dan hangat saat di rumah. (Aditya Prasanda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia