Suara.com - Entah apa yang ada di pikiran seorang guru TK asal Henan, China ini. Guru TK tersebut dituduh meracuni anak muridnya dengan nitrit, setelah 23 murid TK mengalami keracunan hingga muntah-muntah.
Dikutip Himedik dari Gulfnews.com, para murid yang keracunan nitrit mengalami muntah, wajah pucat, bahkan pingsan.
Sebagian besar anak mendapat perawatan serius di rumah sakit, sementara lainnya yang menunjukkan kondisi pulih sudah dikembalikan ke orang tua.
Li, salah satu orang tua murid TK Mengmeng Jiaozuo mengatakan, anaknya muntah dan pingsan sampai dilarikan ke rumah sakit setelah mengonsumsi makanan di sekolah.
Makanan tersebut tak lain yang telah dipersiapkan oleh gurunya dan diduga sudah dicampur nitrit.
"Anak saya muntah hingga terkena seluruh celana sekolahnya. Anak-anak yang lain juga muntah dan mereka terlihat pucat," ujar Li.
Hu, orang tua murid lainnya mengatakan, dokter mendiagnosis anaknya keracunan nitrit setelah mengecek perut anaknya.
Ia lantas menceritakan bahwa 23 murid yang dilarikan ke rumah sakit karena keracunan nitrit tersebut merupakan murid satu kelas.
Sebelum dilarikan ke rumah sakit karena keracunan makanan, mereka mengonsumsi bubur yang dipersiapkan guru kelasnya. Anak-anak TK tersebut pun sempat mengeluhkan rasa buburnya yang berbeda dengan seharusnya.
Baca Juga: Malaysia Liburkan 111 Sekolah Akibat Keracunan Limbah Kimia
"Anak-anak mengatakan bubur itu terasa asin, padahal seharusnya terasa manis," ujar Hu.
Setelah diselidiki, pihak kepolisian pun menemukan fakta bahwa guru kelas telah memasukan nitrit ke dalam bubur murid-muridnya yang memunculkan rasa asin dan membuat mereka keracunan.
Perlu diketahui nitrit adalah karsinogen dan logam berat yang membahayakan hati dan ginjal. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, biasanya nitrit juga digunakan dalam pupuk, pengawetan makanan, bahan amunisi, dan bahan peledak.
Sehingga seseorang yang mengonsumsi nitrit dalam kadar tinggi bisa merasakan detak jantung meningkat, sakit kepala, muntah, hingga kematian.
Karena itu, guru TK Mengmeng Jiaizuo ditahan pihak kepolisian atas tuduhan telah meracuni muridnya dan sebagian besar orangtua memilih memindahkan anaknya ke sekolah lain. (Himedik/Shevinna Putti Anggraeni)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak