Suara.com - Diduga menjual bagian tubuh manusia yang terinfeksi penyakit di pasar gelap, seorang ayah dan putranya di Michigan, Amerika Serikat ditangkap.
Dikutip HiMedik dari CBS 2 Chicago, Selasa (9/4/2019), Donald Greene Sr dan Donald Greene Jr diduga tahu bahwa bagian-bagian tubuh yang mereka jual dari Biological Resource Center of Illinois, yang sekarang sudah ditutup, telah terinfeksi penyakit dan virus, termasuk HIV, sepsis, dan hepatitis.
Dilaporkan, beberapa orang menyumbangkan mayat orang yang mereka cintai ke Biological Resource Center of Illinois, yang berjanji akan menggunakannya untuk penelitian medis.
Tak seperti janjinya, mayat-mayat itu ternyata malah disimpan di es dan diduga dijual hingga Rp1 miliar.
Jaksa federal mengatakan, orang-orang yang membeli jenazah dari sana tidak tahu bahwa tubuh beberapa orang meninggal tersebut telah dinyatakan positif mengidap penyakit menular.
Menurut CBS 2, Greenes diduga menjual mayat yang terinfeksi penyakit itu sejak 2008 hingga 2014. Greene Sr telah didakwa atas wire fraud, penipuan yang dilakukan dengan komunikasi menggunakan media eletronik. Sementara putranya didakwa atas kesalahan sengaja menyembunyikan kejahatan.
Tag
Berita Terkait
-
Alami Gangren, Penis Lelaki Ini Terpaksa Diamputasi
-
Canggih, Sebentar Lagi Kabin Kendaraan Bakal Bebas Virus Penyakit
-
Satu Anak di Afrika Meninggal Dunia, Benarkah Pandemi Ebola Belum Berakhir?
-
Buat Heboh, Wanita Ini Rekam Dirinya Jilati Toilet: Lidah Saya Mati Rasa
-
Balita Ini Idap Kanker Otak Ganas, Awalnya Sering Senyum Miring
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?