Suara.com - Dapur merupakan salah satu tempat di dalam rumah yang menjadi sarang bakteri. Apalagi jika kebersihan kompor yang kerap digunakan untuk memasak, tidak dijaga kebersihannya.
Pastinya kita bisa membayangkan seberapa banyak bakteri dan kuman yang bersarang di sana jika seseorang membiarkan dapurnya kotor. Padahal bakteri dan kuman itulah yang menimbulkan berbagai masalah penyakit.
Apalagi kita mengolah berbagai jenis masakan dan minuman di ruang tersebut untuk dikonsumsi sehari-hari. Tentu saja penyebaran bakteri penyebab penyakit tersebut akan lebih cepat melalui makanan dan minum yang masuk ke mulut.
Karena itu, seseorang harus menjaga kebersihan dapurnya, termasuk kompornya meskipun tidak menempel langsung dengan makanan yang dikonsumsi.
Namun, dalam membersihkan kompor sering kali seseorang menjumpai masalah kesulitan menghilangkan noda dan minyak yang menempel. Hasilnya, beberapa orang mungkin malas atau menyerah untuk membersihkannya karena dirasa percuma.
HiMedik melansir dari kknews.cc, padahal masih ada cara lain yang murah meriah untuk membersihkan kompor di dapur agar terlihat seperti baru lagi.
Kita cukup menggunakan air hangat 200 ml yang dicampur cuka. Lalu gunakan kain bersih untuk membersihkan dan menggosok noda kompor dengan air campuran cuka tersebut.
Selain campuran air cuka, kita juga bisa menggunakan campuran air hangat dan baking soda untuk membersihkan kompor agar tampak seperti baru.
Cara kedua ini juga sama praktisnya dengan langkah pertama, yakni menggosok kompor menggunakan kain bersih dengan campuran air dan baking soda.
Baca Juga: Bakteri Punya Peran untuk Jadikan Kulit Wajah Sehat Alami, Kok Bisa?
Bagi perempuan yang tidak ingin tangannya terluka karena reaksi baking soda, bisa menggunakan sarung tangan saat membersihkan kompor menggunakan air campuran baking soda.
Kedua cara tersebut telah terbukti ampuh menghilangkan noda dan minyak yang menempel di kompor serta menyebabkan bakteri penyebab penyakit bersarang. (HiMedik.com/Shevinna Putti Anggraeni)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia