Suara.com - BMKG Peringatkan Dua Risiko Bencana di Musim Pancaroba.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan masyarakat akan risiko bencana yang mungkin muncul di musim peralihan atau pancaroba kali ini.
Disampaikan Marjuki, Kepala Bidang Informasi Iklim Terapan Klimatologi, BMKG, ada dua risiko bencana yang diprediksi membayangi Indonesia hingga masuk ke musim kemarau.
Pertama kata dia adalah risiko bencana puting beliung. Bahkan bencana ini dilaporkan telah terjadi di berbagai wilayah termasuk Jember, Tanggerang hingga Tulungagung. Meski hanya berlangsung dalam waktu singkat, angin puting beliung ini bisa memporak-porandakan rumah hingga benda-benda yang ada di sekitarnya.
"Puting beliung itu kejadian singkat sekali kurang dari lima menit tapi karena lingkungan cukup mendukung pertumbuhan awan tapi si angin berubah-ubah arah sehingga menggulung. Jadi puting beliung itu sebenarnya sumbernya awan," ujar Marjuki di sela-sela temu media di Kementerian Kesehatan, Kamis (18/4/2019).
Risiko kedua yang kemungkinan terjadi saat musim peralihan ini adalah intensitas hujan singkat namun sangat lebat, yang meningkat. Kondisi ini membuat berbagai wilayah tergenang banjir. Hal ini kata Marjuki sudah terjadi di berbagai daerah di Indonesia.
"Itu yang terjadi di pengalengan banjir bukan karena hujan serharian tapi sebentar dan sangat lebat. Itu yang harus diantisipasi," imbuhnya.
Selain itu, ia juga meminta masyarakat untuk menghindari area yang banyak pepohonan karena rawan tumbang dengan kondisi angin kencang. Ia memprediksi hal ini terjadi hingga pertengahan Mei 2019 mendatang.
Baca Juga: Lagi Musim Hujan, Kemenkes Minta Masyarakat Waspadai Penyakit Ini
"Seharusnya memang April sudah masuk kemarau, tapi kami lihat ada kemunduran. Hingga akhir April masih ada hujan, ada risiko bencana di musim pancaroba menurut BMKG," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia