Suara.com - Lagi Musim Hujan, Kemenkes Minta Masyarakat Waspadai Penyakit Ini.
Hujan lebat terus mengguyur Jakarta jelang sore hari. Umumnya hujan lebat yang terjadi dalam waktu singkat ini menimbulkan genangan bahkan banjir di wilayah-wilayah yang belum memiliki sistem saluran air yang memadai.
Nah saat muncul genangan inilah yang dikhawatirkan dapat menimbulkan penyakit yang bersumber hewan, salah satunya leptospirosis. Leptospirosis sendiri disebabkan oleh kencing tikus.
Disampaikan Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Achmad Yurianto, meski terkesan remeh-temeh, infeksi virus ini tak boleh dianggap sepele. Ia mengambil contoh, banjir di Sampang, Jawa Timur beberapa waktu lalu membuat sembilan orang meninggal dunia karena infeksi leptospirosis ini.
"Wilayah Jakarta Timur paling rentan sebagai tempat penularan leptospirosis ini. Pernah di Sampang, Jawa Timur saat banjir ada sembilan orang meninggal dunia karena penyakit vektor ini," ujar Yuri dalam temu media di Kementerian Kesehatan, Kamis (18/4/2019).
Gejala dari infeksi leptospirosis ini sendiri, kata Yuri meliputi demam tinggi, muntah, lemas, dan nyeri di otot betis, mata berwarna kekuningan. Jika tak segera ditangani, bukan tidak mungkin kata Yuri, infeksi ini bisa berkembang menjadi penyakit kronis.
"Penyakit ini tidak boleh diabaikan. Pencegahannya tentu pola hidup bersih dan sehat. Hindari bermain di genangan air saat banjir karena musim hujan atau gunakan alas sepatu untuk menghindari infeksi secara langsung," tandas dia.
Baca Juga: Hands-free Umbrella, Solusi Anti Ribet di Musim Hujan
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya