Hal ini mungkin terjadi ketika ginjal tidak lagi dapat menyeimbangkan kadar mineral, air, dan nutrisi dalam darah yang secara signifikan memengaruhi kesehatan kulit.
7. Otot mudah kram
Ini bisa terjadi ketika kadar kalsium dan fosfor rendah karena ginjal yang tidak berfungsi.
8. Selalu merasa lemah, gelisah dan lelah tanpa alasan yang jelas
Hal ini mungkin terjadi ketika racun menumpuk di darah pada tingkat yang mengkhawatirkan. Ginjal yang gagal berarti kadar sel darah merah rendah yang menyebabkan anemia.
9. Susah tidur
Ginjal yang tidak berfungsi akan membuat perangkap racun di dalam sistem tubuh sehingga ini memengaruhi kemampuan untuk tidur.
10. Kehilangan nafsu makan
Karena jumlah racun yang berlebihan dalam darah akibat gagal ginjal, tubuh akan menolak makanan, sehingga kehilangan nafsu makan.
Baca Juga: Satu dari Lima Ayah Melewatkan Momen Kelahiran Anak, Ini Alasannya
Selain itu, Dr Abdul Rahim juga menjelaskan bahwa seseorang akan memiliki risiko penyakit ginjal yang lebih tinggi jika:
1. Memiliki tekanan darah tinggi.
2. Menderita diabetes.
3. Memiliki riwayat keluarga dengan gagal ginjal.
4. Berusia lebih dari 60 tahun.
Dia lebih lanjut mengingatkan masyarakat bahwa perlu untuk menjalani pemeriksaan ginjal setidaknya sekali setahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan