Suara.com - Waspada, Barang-barang Ini Bisa Bikin Bayi Tercekik dan Meninggal Dunia
Hindari bayi meninggal karena tercekik dan susah bernapas di tempat tidur. Penelitian terkini menyebut, barang-barang ini bisa jadi penyebab bayi tercekik sebelum akhirnya meninggal dunia.
Dalam penelitian yang dipublikasikan di jurnal Pediatrics, peneliti menyebut bantal, guling, selimut, bed cover, hingga matras atau kasur bisa menyebabkan bayi tercekik tanpa sengaja.
Peneliti mengungkap dari 69 persen kasus kematian bayi karena tercekik, terjadi karena bayi ditempatkan di selimut, bantal, dan kasur untuk orang dewasa yang lebih lembut.
"Selimut dan bantal orang dewasa lebih lembut daripada untuk bayi, membuat mereka lebih rawan berguling dan akhirnya tercekik serta kehabisan napas," urai Alexa Erck Lambert dari CDC Amerika Serikat, dilansir Reuters.
Penelitian dilakukan dengan menganalisis 1.812 kasus kematian bayi mendadak yang terjadi di AS dari tahun 2011 hingga 2014.
Ditemukan pula satu dari lima bayi meninggal mendadak karena tertindih atau tertimpa orang dewasa tanpa sengaja. Seringnya, kasus ini terjadi pada bayi yang tidur satu ranjang dengan orang tua.
Untuk menghindari kematian bayi karena hal-hal ini, dokter menyarankan agar orang tua menjauhkan bayi dari bantal dan selimut yang terlalu lembut. Idealnya, bayi juga diberikan tempat tidur sendiri dalam keranjang atau box yang terpisah dari tempat tidur orang tua.
Baca Juga: Terjadi Lagi, Seorang Bayi Meninggal Gara-gara Rokok Elektrik
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!